Pinned Tweet
🏳️🏳️🏳️
Tanda tangani petisi desakan Presiden @prabowo segera tetapkan Status Bencana Nasional
👉🏼 s.id/TetapkanBencanaNasional
Kali ini Prabowo benar.
Ada pihak asing yang cuma incar keuntungan tanpa peduli derita WNI. Menurut analisis laporan Toxic-20 dalam toxic20.org, polusi dari PLTU Suralaya diperkirakan berkaitan dengan 1.063 kematian orang dewasa setiap tahun akibat polusi udara.
Dampaknya juga menjalar sampai Jakarta dan sekitarnya.
Karena itu sejak 2023, warga Suralaya bersama koalisi masyarakat sipil mengadukan proyek ini ke Compliance Advisor Ombudsman (CAO), lembaga pengaduan terkait IFC, anak usaha Bank Dunia.
Masa Bank Dunia kebagian keuntungan pembiayaan, kita malah kebagian penyakitnya?
Jangan biarkan penderitaan kita ini terus berlangsung lama, mari kawal perkembangan aduan PLTU Jawa 9 & 10 ini bareng-bareng!
trendasia.org/cao-akan-mengi…
🌏 DEAR WORLD, WE NEED YOUR HELP!
Call on the Indonesian government to put out the fires immediately, protect affected communities, and hold the corporations responsible accountable.
__________
For four months, people across Indonesia have been breathing in toxic haze from forest and land fires. Now, in mid-October, the crisis is still far from over.
As of October 14, simulations by Indonesia’s Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) indicate that smoke could spread across 294 cities and regencies in 28 provinces. In some areas, air pollution levels have already reached hazardous levels.
The health toll is alarming. Indonesia’s Ministry of Health has recorded 283,270 cases of acute respiratory infections (ARI) across seven affected provinces, including 63,711 cases among children under five.
Fires are now burning across Indonesia. Yet instead of taking decisive, coordinated action, President Prabowo and government officials claim the crisis is under control and have rejected international assistance. – at Tanah Abang, Indonesia
Temen-temen, bantu kami dan SafeNet kumpulkan data takedown, yuk. Bantu share story "add yours" kami di IG, yaa.
Buat yang kontennya kena takedown, silakan kirim aduan konten di sini: s.id/TakedownKonten
Data center butuh pasokan air dan listrik andal 24 jam tanpa henti. Sementara air, sampai saat ini belum dinikmati warga di sekitar data center secara merata, dan listrik di Indonesia sampai hari ini masih didominasi PLTU batubara dan pembangkit gas. Peneliti kami speak up 👇🏻
Trend Asia retweeted
Panas bumi sering disebut sebagai energi bersih dan terbarukan. Tapi, benarkah pengembangannya selalu aman buat lingkungan dan warga di sekitar proyek? Terus, kenapa sih isu ini penting buat kita ketahui?
Jasmine Floretta dari Magdalene dan Beyrra Triasdian dari @TrendAsia_Org membahasnya di podcast RAME: Apa yang Menakutkan dari #HororPanasBumi?
👉 Yuk, simak obrolan lengkapnya di: youtube.com/watch?v=nTiu45RB…
Trend Asia retweeted
BENTAR, fungsinya baliho dengan foto pejabat segede dosa nambrud di tengah kebakaran gini tuh buat apaa sih?? ✋️😩
Karhutla tiga bulan nggak kelar-kelar sampe banyak damkar dan relawan yang meninggal, sementara pejabat-pejabat ini masih sempat-sempatnya pencitraan? 🤦♂️
📍Palangkaraya, Kalimantan
BENTAR, fungsinya baliho dengan foto pejabat segede dosa nambrud di tengah kebakaran gini tuh buat apaa sih?? ✋️😩
Karhutla tiga bulan nggak kelar-kelar sampe banyak damkar dan relawan yang meninggal, sementara pejabat-pejabat ini masih sempat-sempatnya pencitraan? 🤦♂️
📍Palangkaraya, Kalimantan
Trend Asia retweeted
Warga di depan kawasan ekonomi khusus Nongsa, Batam, menghadapi aliran air mati. Sementara di dalam KEK ada data center buat AI sedang ekspansi.
Apa yang dikhawatirkan terjadi di Purwakarta, sudah terjadi di Batam.
Air buat warga, bukan data center!
🚨TOLONG BANGET DI-UP JUGA, BELUM KENA LAMPU SOROT NIH KAWAN:
Sebelum rame-rame kontroversi KDM setuju pembangunan data center di Jatiluhur, warga Sambau di Batam udah duluan kena mental. Hari ini mereka demo nuntut air.
Doksli: batamnow.com/warga-sambau-de…
300 KK di Sambau, 3 bulan air mati. Beli air tangki Rp125 ribu, habis sehari. Sampai rebutan dan berantem sesama warga. Gara-gara airnya buat data center KEK Nongsa.
Air warga mati, air di KEK Nongsa? Deras. Nih, bulan lalu warga demo juga: youtube.com/shorts/XGjCeX2rW…
Pembangunan macam apa sih yang mengorbankan hak hidup warganya sendiri? Kalau rakyat harus mengalah bahkan untuk air, siapa sebenarnya yang lagi dibangun kesejahteraannya?
Media-media nasional ayo up juga @tempodotco @kompascom @hariankompas @detikcom @tribunnews @BBCIndonesia @projectm_org dll
Bantu media lokal yang udah spikap dari lama.
Otw kejadian juga di Batam ☹️
batamnow.com/warga-sambau-de…
🚨TOLONG BANGET DI-UP JUGA, BELUM KENA LAMPU SOROT NIH KAWAN:
Sebelum rame-rame kontroversi KDM setuju pembangunan data center di Jatiluhur, warga Sambau di Batam udah duluan kena mental. Hari ini mereka demo nuntut air.
Doksli: batamnow.com/warga-sambau-de…
300 KK di Sambau, 3 bulan air mati. Beli air tangki Rp125 ribu, habis sehari. Sampai rebutan dan berantem sesama warga. Gara-gara airnya buat data center KEK Nongsa.
Air warga mati, air di KEK Nongsa? Deras. Nih, bulan lalu warga demo juga: youtube.com/shorts/XGjCeX2rW…
Pembangunan macam apa sih yang mengorbankan hak hidup warganya sendiri? Kalau rakyat harus mengalah bahkan untuk air, siapa sebenarnya yang lagi dibangun kesejahteraannya?
Media-media nasional ayo up juga @tempodotco @kompascom @hariankompas @detikcom @tribunnews @BBCIndonesia @projectm_org dll
Bantu media lokal yang udah spikap dari lama.
Mari kasih paham Bapak AIng ✋
Data center BDx CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat, diproyeksikan membutuhkan air hingga 384 liter/detik. Itu setara 33,2 juta liter air per hari, atau sekitar 12,1 miliar liter per tahun jika beroperasi penuh sepanjang tahun.
Air ini berasal dari sistem Waduk Jatiluhur, yang juga menjadi sumber penting air bersih Jakarta.
Menurut laporan tahunan Perum Jasa Tirta II, luas tanam yang dialiri sistem Jatiluhur turun sekitar 7% pada 2021-2025, sementara pasokan air untuk PDAM dan industri naik sekitar 14%.
Pemerintah perlu memastikan kebutuhan air publik didahulukan dibanding kebutuhan privat.
Ternyata saat pembangunan gedung berjalan, data center ini belum mendapatkan persetujuan lingkungan alias Amdalnya masih berproses.
Jujur janggal, dia yang meresmikan, sekarang dia juga yang memberhentikan operasionalnya loh ya😹
Pembangunan memang telah dihentikan sementara. Namun, kita semua harus terus mengawasi prosesnya. Ini soal siapa yang punya akses terhadap air, dan siapa yang menanggung risikonya.
fajar.co.id/2026/10/01/kdm-d…























