
Rumah Intan, Aria dan Teduh, menyukai rilisan fisik, ruang daur ulang. Part of Setali Indonesia & DuaSejoli. #DuniaDalamLemari. https://xitter.cf/t.co/1lBCresLDb.
Joined May 2009
- Tweets21K
- Following1.7K
- Followers28.3K
- Likes10.3K
Pinned Tweet
Untuk kamu yang suka banget musik dan ingin mendengarkan piringan hitam koleksi kami. Mampir aja ke Subo. Pesona bunga segar, makanan rumahan, kopi enak dan studio daur ulang, ga bakal bisa ditemuin dimana-mana. Aku sulap basement rumah ini untuk bertahan saat pandemi.
Hi panggil aku Intan 🤍 retweeted
去年行った、Synchronize FestでのGuruh Gipsyのステージに上がっていたGuruh Sukarno Putraの姿を観たのが最初で最後になってしまった。これからもまたステージに上がっている姿を見れると思っていましたが残念です。Turut Berduka Cita…
Hi panggil aku Intan 🤍 retweeted
Salah satu malam terbaik dalam hidup kami. Dikelilingi orang-orang yang selalu support Subo; David Tarigan, mas Jayus, kak Jehan, Cestya, Mumun, Syandria, Devon, mbok Wulan, mas Aang, om Jayus dkk yg ga bisa aku sebutin satu-satu, terimakasih sudah menikmati Guruh Gipsy bersama.
Di antara rimbunnya dedaunan Leuweung Salira, Intan Anggita Pratiwie menghadirkan simulasi hutan suci yang berakar pada pengetahuan spiritual Sunda dan konservasi alam. Di pusatnya terdapat Air Pertiwi yang melambangkan air purba sebagai sumber kehidupan. Diiringi komposisi musik pemulihan, karya instalasi ini mengajak pengunjung untuk melakukan rekoneksi dengan diri dan alam. 🍃
Tidak hanya menghadirkan karya instalasi dari tekstil daur ulang, Intan juga memberikan pengalaman menikmati karyanya melalui alunan musik dan pembacaan serat Sewaka Dharma, yang berkolaborasi dengan Fariz Alwan dan Keshia Aita, di panggung performa•ARTJOG x Bakti Budaya Djarum Foundation pada Senin (06/07).
—
Amid the dense foliage of Leuweung Salira, Intan Anggita Pratiwie envisioned a sacred and protected forest inspired by Sundanese spiritual knowledge and the preservation of nature. At its center lies Air Pertiwi, representing primordial water and life itself. Featuring a sound-healing composition, this installation invites the audience to reconnect with themselves and with nature. 🪷
In addition to presenting an installation made from recycled textiles, Intan also offered an experience of enjoying her work through music and a reading from the Sewaka Dharma text, in collaboration with Fariz Alwan and Keshia Aita, on the performa•ARTJOG x Bakti Budaya Djarum Foundation stage on Monday (06/07).
🌱 Intan Anggita Pratiwie, Leuweung Salira, 2026.
#ARTJOG #ARTJOG2026 #ARSLONGA #GENERATIO #PRACTICA
Beberapa hari yang lalu nyanyi di tengah atrium Senayan City 🥹🤩🫶
Magical sekali. Pas di Earth Hour dan lorongnya dimatiin. Walau masih banyak yang lalu lalang tapi yang tidur juga ada beberapa. Meditasi di tengah keramaian punya sensasinya sendiri.
Hari ini mau liburan tapi berkedok support anakku tanding bola pertamakalinya di kompetisi internasional cilik Bali 7. Ga semangatin dia buat menang. Tapi semangatin buat have fun. Semakin dia senang sama bola, semakin dia konsisten mainnya. Ntar juga makin jago 🥹
Teduh bareng tim elite Manchester City Indonesia kalau mainnya ok di Bali7 akan ada kemungkinan lanjut ke Abu Dhabi cup. Seneng banget, jalan-jalan. Anaknya masih umur 8 tahun, terpenting bermain. Happy-happynya dan jalan-jalan juga nguatin mental kalah menang maju terus.
Doain yah kami bisa menemani Teduh bertumbuh 🥹 tahun kemarin pas Teduh ultah, aku posting ini di IG dan mellow, anak umur 8 tahun udah punya cita-cita, semoga kami orangtuanya diberi sehat, kaya dan bahagia 🥰🤗 instagram.com/p/DP6c9P0kjOM/…

















