@Stakofi
iAccount based inIndonesia
About this account
- Account based in
- Indonesia
- Connected via
- Indonesia App Store
Account-level information from X, not a live location or the device used for a specific post.
Nahdliyin-Historian-GUSDURian | Contributing Author at @islamidotco, Former Co-Founder @gayengco | Support & Give: https://nitter.cf/t.co/b9r62BEIpG
Kadipaten Japara Hadiningrat
Joined August 2009
- Tweets233K
- Following1.5K
- Followers121K
- Likes3.9K
Pinned Tweet
Untuk ke sekian kali, dalam persidangan korupsi haji, saksi mengubah tuduhannya. Ia menuduh dimutasi karena tidak taat pada keputusan Gus Yaqut, tapi ternyata tidak.
This video is larger than Cloudflare's 512 MB cache, so it can't be played through. More donations are needed to cover a larger cache. Donate
Korupsi Haji: Hakim Kesal, Saksi Mencabut Tuduhan & Mengubah Kesaksian
Untuk ke sekian kali, dalam persidangan korupsi haji, saksi mengubah tuduhannya. Ia menduga dimutasi karena tidak taat pada keputusan menteri agama, tapi ternyata tidak.
Seorang laki-laki berzina dengan istri orang, lalu bertaubat. Kemudian suami perempuan itu bertanya langsung kepadanya. Ia menyangkal, dan si suami menuntut ia bersumpah.
Kalau bersumpah menyangkal, sumpahnya palsu. Kalau menolak, tuduhannya makin kuat. Kalau mengaku, keburukan besar menimpa dia dan perempuan itu.
Imam Ibn Taimiyah memfatwakan: selain bertaubat kepada Allah, ia berbuat baik kepada si suami. Mendoakannya, memintakan ampun untuknya, bersedekah atas namanya, sepadan dengan sakit yang ia timbulkan pada keluarganya.
Soalnya, hak suami di sini hak atas kehormatan. Beda dengan darah dan harta, hak ini tidak bisa dipulihkan dengan yang sama. Tebusannya dari jenis lain, seperti pada kasus menuduh orang berzina.
Kalau yang ia zalimi darah atau harta, haknya tetap harus dipenuhi, karena ada gantinya.
Sumber: al-Adab al-Syar'iyah wa al-Minah al-Mar'iyah
Wah, kalau nasabah Prioritas seperti beliau saja bisa kena, bisa jadi nasabah mendan-mending terancam.
Semoga @bankmandiri tidak mengecewakan nasabahnya.
Beberapa kali di bulan September ini menerima OTP yg artinya ada yg menggunakan nomor kartu Visa/Mastercard kita untuk bertransaksi.
Dear @bankmandiri ada apakah gerangan? Apakah ada kebocoran security?
Sahabat ada yg mengalami hal yg sama?
Sidang kuota haji (yang menyeret Gus Yaqut, mantan Menag RI sebagai terdakwa) hari ini: menegangkan!
Hal ini karena giliran saksi yang menjadi pusat perdebatan keterlibatan anggota DPR (Pansus) lewat "kasirnya" langsung.
Bagi yang belum tahu, KPK memiliki tuduhan bahwa Gus Yaqut berusaha "membungkam" Pansus DPR-RI dengan uang sogokan USD1 juta. KPK bahkan menyanjung DPR yang ketika mau dibungkam langsung menolak.
Benarkah sebaik itu?
Kebetulan, Gus Yaqut tidak ada di Indonesia waktu perkara ini terjadi. Singkatnya, iang itu akhirnya dipenuhi, dan "kasirnya" inilah yang menerima.
Sidang sedang diskors, dan saya masih menunggu: apakah DPR yang meminta "upeti" itu, seperti BAP Gus Alex, ataukah Gus Yaqut yang berinisiasi menyuap mereka?
Setiap kali membeli barang yang ia suka, Sahabat Ibn Umar langsung beranjak meninggalkan penjualnya.
Kebiasaan itu diceritakan Nafi'. Hadisnya sendiri diriwayatkan Sahabat Ibn Umar dari Nabi Muhammad: penjual dan pembeli masih punya hak pilih, mau jadi atau batal, selama keduanya belum berpisah, atau kalau jual belinya memang disepakati pakai hak pilih.
Imam Ibn Hajar al-Asqalani menukil satu kaidah yang dipegang banyak peneliti ahli usul: perawi lebih tahu soal apa yang ia riwayatkan.
Sahabat Ibn Umar perawi hadis ini, dan ia sendiri berpisah secara badan tiap kali berjual beli. Karena itu, menurut kaidah tersebut, mengikuti dia lebih utama daripada mengikuti yang lain.
Sumber: Fath al-Bari
Anda kenapa? Kok kayak orang kesetanan gitu?
Replying to @Stakof
Fiqig fiqig bapak kau fiqih, saking fiqih nya rakaat ke 2 sama dengan rakaat 1. ya gini kalau ilmu nya sanad putus dan nyambung ke iblis, dasar nggk ada ada malah baca kitab arab-araban yang perawi nya sesar, ujugnya nyepongin habib sesat yang melebihi kisah samiri nabi ibrahim
Lho, kan saya sedang ngasih tahu apa yang lu gak tahu. Mending belajar dulu gak sih?
Fun fact: adiknya Habib Jindan, yang namanya Ahmad Jindan, aktif dan sering nge-gym dan lari.
Semoga ini cukup menjawab "kenapa ya habib-habib ini", karena jawaban terdekatnya sudah ada, adiknya Habib Jindan.
Jangan tiru Habib Jindan untuk urusan ini. Tiru saja Habib Ahmad.
Bersedekap itu sunnah dalam Syafi'iiyah, kenapa jadi urusan mazhab?
وقال أبو إسحق المروزي، قال الشافعي في (الأم): (القصد منه تسكين يديه، فإن أرسلهما ولم يعبث فلا بأس)
Imam Syafi'i, sebagaimana dijelaskan al-Marwazi, alasan sedekap itu untuk membuat tangannya lebih anteng. Tapi kalau tanpa sedekap bisa anten, kata Imam Syafi'i, tidak apa-apa jika tidak sedekap.
Saya tidak segemuk Habib Jindan. Jadi pergerakan saya bisa leluasa.
Tapi kadang saya memang salat sunnah tanpa tasyahud awal. Saya juga pernah salat wajib tanpa tasyahud awal, seingat saya karena ditunggu.
Jadi, saya hanya mengerjakan gerakan dan rukun qauli saja.
Ini bukti bahwa Habib Jindan mengerti fikih. Beliau tahu bahwa dalam mazhab Syafi’i memang tidak diwajibkan bersedekap.
Kemudian terlihat beliau tidak menjalankan tasyahud awal, dan memang diperbolehkan.
Orang yang menyebarkan kebencian dari video ini: nggak ngerti fikih.
“Kerajaan kecil” yang terbongkar, masing-masing mengaku melakukan sesuatu yang diingkari saksi lain.
Mereka bingung. Advokat bingung. Hakimnya juga bingung.
Replying to @Stakof
Pada masanya, Ditjen Haji Umrah di Kemenag itu seperti 'kerajaan kecil' sendiri yg (nyaris) untouchable.
Pake kalender Hijriyyah sendiri (yg sering berbeda dg kalender Hijriyyah resmi sebagai turunan takwim standar Indonesia).
Lalu yg paling mencolok ya yg terungkap ini
Rumail Abbas retweeted
Kalau melepas seseorang, kata Ibn Umar, Nabi memegang tangannya. Dan beliau tidak melepaskannya, sampai lelaki itu sendiri yang melepaskan tangannya.
Beliau mengucapkan: "Aku menitipkan kepada Allah agamamu, amanahmu, dan penutup amalmu."
Kenapa tangannya ditahan? Al-Shanani menjawab: sebagai adab dari beliau, dan untuk memberi rasa akrab kepada lelaki itu.
Sumber: al-Tanwir Syarh al-Jami' al-Shaghir
Bagaimana kalau ketemu orang, baik Anda dan orang tersebut sama-sama meniru Nabi?
Kapan bakal dilepaskan?
😬
Kalau melepas seseorang, kata Ibn Umar, Nabi memegang tangannya. Dan beliau tidak melepaskannya, sampai lelaki itu sendiri yang melepaskan tangannya.
Beliau mengucapkan: "Aku menitipkan kepada Allah agamamu, amanahmu, dan penutup amalmu."
Kenapa tangannya ditahan? Al-Shanani menjawab: sebagai adab dari beliau, dan untuk memberi rasa akrab kepada lelaki itu.
Sumber: al-Tanwir Syarh al-Jami' al-Shaghir
Besok adalah persidangan kasus korupsi kuota haji 2023-2024 yang menyeret nama Gus Yaqut Cholil Qoumas, Menag RI waktu itu.
Siapa tahu kalian belum tahu, saya berikan ringkasan berikut ini.
Sudah ada 13 persidangan yang mendatangkan saksi-saksi dan mengulas arus fee percepatan: benarkah Gus Yaqut menikmati uang haram itu?
Fee percepatan itu: travel haji khusus membayar per jemaah supaya jemaahnya masuk kuota tambahan dan cepat berangkat.
Bayar saat itu, langsung haji di waktu itu juga.
Menurut BAP, tarifnya USD5.000 per jemaah pada 2023, dan USD2.000 sampai USD2.500 per jemaah pada 2024.
Yang mengumpulkan dan menerima uang itu adalah orang-orang di Subdit Perizinan, Akreditasi, dan Bina PIHK Kemenag. Beberapa di antaranya mengakuinya sendiri di BAP.
Di bawah ini orang-orang yang mengaku menerima fee percepatan, menurut BAP mereka sendiri:
1. Rizky Fisa Abadi, Kasubdit PIHK 2023. Mengaku menerima total USD452.000.
2. M. Agus Syafi', Kasubdit PIHK 2024. Mengaku menerima dari sejumlah travel, totalnya sekitar Rp3,3 miliar ditambah USD50.300.
3. Abdul Muhyi, Kasi Pendaftaran Haji Khusus. Mengaku menerima USD181.000 dari fee 181 jemaah furoda tahun 2023, USD10.000 tunai pada 2024, plus setoran dari sejumlah travel.
4. Ridwan Kurniawan, pegawai honorer yang menjadi pengumpul fee. Mengaku mengumpulkan USD905.000 pada 2023 dan lebih dari USD2,1 juta pada 2024, dengan jatah pribadi USD181.000, lalu USD250.000, ditambah USD55.000.
Lalu di mana Gus Yaqut?
Seperti di berkas dakwaan KPK di bawah ini, konon menerima USD271.500. Tapi di persidangan, empat orang yang saya sebutkan di atas mengatakan...
...tidak memberikan satu sen pun kepada Gus Yaqut. Baik langsung maupun perantara.
Orang-orang yang menikmati fee percepatan itu hanya didatangkan di persidangan sebagai saksi. Sementara Gus Yaqut, sudah enam bulan lebih dipenjara.
Jadi, kasus kuota haji ini menarik.
Menarik karena aneh.