𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem) header
𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem) profile picture

𝟭𝟵𝟵𝟳. 𝑀AKA SAYA, 𝐾𝐴𝑀͟𝑈, MEREKA, HANYALAH RANGKAIAN 𝗜𝗟𝗨𝗦͟𝗜 DAN 𝗗𝗘𝗟𝗨𝙎͟𝙄.

JAKARTA
Joined February 2021
Photo by 𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem)Photo by 𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem)Photo by 𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem)Photo by 𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem)Photo by 𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem)Photo by 𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem)Photo by 𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem)Photo by 𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem)Photo by 𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem)Photo by 𝑫𝑰𝑷𝑻𝑨. (@Panthasem)
wn. selamat datang kembali, ilse dan iridisha! saya mau sekali punya banyak interaksi sama kamu. dan saya senang bisa merasakan kehangatan lagi setelah sekian lama dari membaca tulisan mu yang ciamik membekas dalam dada itu, terima kasih telah hadir kembali ya!
ilse. selamat siang, calon kawan! aku ilse, sang pelakon dari sosok iridisha. kami memohon izin untuk memperoleh ajuan pertemanan. barangkali seusainya, kita dapat berbincang kecil-kecilan. nanti jangan sungkan bertegur sapa, ya? terima kasih!
308
wn. halo, ilse dan iridisha! tentu, saya dan dipta sangat amat menanti untuk berinteraksi dengan kalian. ngomong-ngomong, ini surat terbuka. anak kamu selalu tampil memukau. terima kasih karena sudah kembali 🫶 tidak sabar baca kisah-kisah dari penulisanmu yang selalu indah itu.
This quoted post is unavailable.
210
⠀⠀ menepuk pundak milik @untailirik . sudah lama tak bersua, mungkin sebulan dua bulan berlalu? "dor!" ⠀⠀
1
115
⠀⠀ dengan sepuntung nikotin yang berada disela-sela jemari, aku mendengus. “lanjut s2 kali ya?” sedang bilik imajiku berpikir keras, menimbang satu dua hal yang tak ada jalan keluar. ⠀⠀
115
⠀ aku terdiam sejenak, pun mencuri-curi pandang ke arah lain. rasanya, sudah jarang aku mendapatkan kalimat tanya demikian, mereka-mereka selama ini hanya bertanya perihal teknik melukisku. "sejak umur empat tahun, saya rasa." ⠀
Replying to @2DimensiMenfess
"sejak kapan mulai tertarik untuk melukis?"
1
177
⠀⠀ sekarang yang ku tahu, cukup banyak rekan-rekan yang berbakat dalam bidang seni lukis. siapa tahu bila berkesempatan, kami dapat berkolaborasi. yah... mungkin proyek menggambar mural? entahlah. "saya juga pernah pensiun menggambar ... ⠀⠀
1
69
⠀⠀ selama kurang lebih lima tahun. cukup lama, sebab sebelum memantapka diri menjadi seorang pelukis, saya sempat bekerja sebagai budak korporat. memangnya kamu sendiri sedang sibuk apa?" @limereinse ⠀⠀
1
48
⠀ hampir beberapa menit lamanya tenggelam pada ruang pikirku sendiri. mencari jawaban yang mungkin saja menjadi asal muasal seni bernilai. bukan sembarang gumpalan cat yang berada pada pusat kanvas, atau komposisi dari beragam warna. ⠀
Replying to @2DimensiMenfess
ㅤ "Kira-kira yang membuat lukisan kita ada nilai seni nya itu apa?" Penasaran dengan jawaban sang pelukis, karena Dirga pernah ditanya begitu oleh ibunya. ㅤ
1
1
260
⠀ “itu bagus! seberapa baik kamu mengenal lukisan mu, dan bagaimana persepsi dari audiens nanti, keduanya merupakan pencapaian. saya pernah gagal berkali-kali, bahkan hingga saat ini. tapi kalau memang sudah cinta dan merasa hal tersebut … ⠀
1
71
⠀ adalah dunia mu, kamu akan terus mencobanya tak peduli seberapa banyak kamu akan gagal.” jelasku. “kamu ini juga mendalami seni lukis?” berceritalah tentang dirimu, sebab aku juga ingin tahu. @diregantara . ⠀
1
55
⠀ "dari umur empat tahun, tapi saat itu melukisnya masih pakai ranting kayu!" iya, melukis di atas tanah. mainan bocah seusianya. "kalau ada benda yang bisa dibuat untuk mengukir, menggambar, pasti ada saja idenya haha." ⠀
Replying to @2DimensiMenfess
"Sampeyan belajar melukis dari kapan, Mas?"
1
178
⠀ gambar kaki seribu yang gunakan topi dan sepatu! tapi saat itu saya hanya gambar 6 kaki! aneh sekali ya kedengarannya?” seiring dengan tawaku yang mereda, aku bertopang dagu. “kamu sekarang sedang sibuk apa, yo? kuliah apa sudah kerja?” ⠀
1
65
⠀ begini rasanya tersedak ampas kopi hitam usai mendengar pertanyaan dari ares. nyaris mati, dan panas hingga mata. beruntung kamu segelas kopi ini tidak ku guyurkan pada wajah semi menawan mu, res! "tiba-tiba sekali?!" ⠀
Replying to @2DimensiMenfess
ㅤ "Jadi, kapan kamu akan menikah?" ㅤ
1
280
⠀ lihatlah ini, tempat ini adalah pencapaian mu yang sangat luar biasa. saya yakin kamu bisa melalukan banyak hal mengagumkan lainnya sebelum memantapkan diri untuk menikah.” aku beri jeda dengan hela napas panjang. … ⠀
1
47
⠀ “tidak disangka kita juga akan sejalan dalam menjalankan bisnis.” @piIulara . ⠀
1
35
⠀ merinding bulu kudukku kala mendengar kalimat pertama. sampai kapanpun jangan berurusan dengan thinner! “haduh, saya lebih memilih sakit hati karena kuas patah. seorang pelukis, tidak mungkin hanya punya satu kuas saja. begitu kan?” ⠀
Replying to @2DimensiMenfess
❛ mending sakit hati karena hasil lukisan ketumpahan thinner atau sakit hati karena lagi ngelukis kuas malah patah? ❜
1
1
256
⠀ untuk jerih payah sendiri yang sudah menghabiskan banyak waktu, saya sepakat sih kalau lebih baik patah hati.” halah, dip! kamu patah hati saja sudah nangis termangu dipojok kamar! … ⠀
1
49
⠀ “terus, pada akhirnya kamu apakan lukisannya? dibuang? atau disimpan sebagai saksi rasa sakit hati kamu? lumayan kan bisa dipamerkan kepada anak dan cucu, haha.” ledekku, meski sedikit cemas takut berjumpa dengan karma. @kepiIuan . ⠀
1
98
⠀ “selain unik, ini tuh fenomenal, tahu! keren kan?!” berpose sejenak sambil merapihkan rambut, pundakku pun berguncang usai gelak tawa. “warnain sendiri, iseng sih. kamu mau coba warnain rambut juga?” ⠀
1
1
164
⠀ “lho, keren dong! harusnya kamu tuh ngikutin jejak saya. eh tapi, kamu gondrong gini kok bisa sih lepas dari bk? sering cabut upacara ya? atau pas lagi ada sidak dadakan?” jadi penasaran, sebab rambut itu seperti terawat dengan baik. ⠀
1
53