
@Paidjo2018i
iAccount based inIndonesia
About this account
- Account based in
- Indonesia
- Connected via
- Indonesia Android App
Account-level information from X, not a live location or the device used for a specific post.
Joined February 2018
- Tweets98.2K
- Following10.8K
- Followers13.7K
- Likes557K
~ retweeted
Pak Presiden Yth @prabowo mohon atensinya dan segera hentikan penyelundupannya, karena dilapangan penangkapan tetap gila gilaan. Di sepanjang pantai kab. Pangandaran setiap malam lampu terang benderang. nelayan ikan dan udang tidak dapat tangkapan karena terangnya lampu. Penangkapan besar2 an ini tidak mungkin ada bila tidak ada beking aparat. Segera tertibkan. @setkabgoid @Kemhan_RI @SuyudiArioSeto @ahriesonta
~ retweeted
Roy Suryo Bongkar Kembali Jejak Digital Fufufafa Usai Putusan MK: Ungkit Postingan Lama “Saya Tidak Tamat SD”!
democrazy.id/roy-suryo-bongk…
~ retweeted
Dgn ikut menanda tangani PETISI ini, berarti kita sudah menyelamatkan demokrasi dan integritas negeri ini!
Gaaas... Tanda Tangani petisi 👇
PETISI RAKYAT: Mendesak Wapres Gibran Rakabuming Raka Mundur, Demi Keabsahan Hukum.
Selamatkan Demokrasi dan Integritas Negara!
Kursi Wapres Itu Terlalu Terhormat Untuk Diisi Oleh Yang Cacat Syarat Formil.
YUUK... TANDATANGANI PETISI!
Klik link berikut: 👇👇👇
c.org/BqLWfCzPfk
#SelamatkanDemokrasi
Makzulkan Gibran!
~ retweeted
IRONI GERBANG UTARA NUSANTARA: Gas Natuna Mengalir ke Singapura, Warga Sendiri Antre Minyak Tanah! 🇮🇩💔
Lumbung minyak dan gas bumi terbesar di perbatasan disedot untuk diekspor, tapi kuota LPG 3 kg subsidi untuk warga lokal ditahan pusat.
BUPATI NATUNA MENJERIT! Gas dari bawah laut mereka dialirkan melimpah ke Singapura, tapi warga lokal justru masih terpaksa pakai minyak tanah yang langka.
Di mana perwujudan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia?! 🛑
#KetimpanganEnergi
KETIMPANGAN SOSIAL NYATA: ELITE BERPESTA, RELAWAN MERANA 🧑🚒💸
Ironi terbesar rezim ini!
Saat Prabowo melantik 26 Wantimpres dengan gaji meroket Rp76 juta/bulan.
HONOR RELAWAN PEMADAM KARHUTLA YANG BERTARUH NYAWA DI LAPANGAN MALAH BELUM DIBAYAR SELAMA 2 BULAN!
Total ada 143 pejabat elit yang kita tanggung fasilitas mewahnya lewat pajak, sementara pahlawan garis depan pemadam api dibiarkan kelaparan.
Prioritas penguasa jelas: amankan kursi koalisi dulu, urusan perut rakyat belakangan!
APBN UNTUK JATAH POLITIK, BUKAN UNTUK NYAWA RAKYAT
~ retweeted
Replying to @robby_karman
Setuju...ga perlu gimmick nyerang personal jika ga setuju. Banyak kok ust. Wahabi yg saya dengarkan khususnya ust. Nuzul dzikri. Di muhammadiyah saya dengar UAH, NU saya dengar Gus Baha. Ambil ilmu² besarnya, kesalahannya buang.
~ retweeted
Replying to @futtchrinaa
Kalau mau lihat ulama yg beneran merakyat dan membumi, ilmunya luar biasa, ada Gus Baha. Pakaiannya ya seperti itu terus dari dulu. Hem putih, sarung, peci. Udah.
~ retweeted
Ustadz Adi Hidayat Yang Saya Kenal
Tahun 2005 saya dimasukan ayah saya ke Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut, tempat Ustadz Adi Hidayat mesantren juga.
Jika saya masuk pesantren pada tahun 2005, maka UAH sudah lulus duluan tahun 2003. Jadi saya tidak ketemu beliau. Tapi saya dapat cerita tentang UAH dari guru-guru saya.
Adi Hidayat muda pada mulanya seperti anak-anak pada umumnya. Sampai suatu ketika datang kabar duka, ayahandanya meninggal. Itu jadi semacam titik balik bagi beliau.
Adi Hidayat muda lalu tumbuh jadi seorang pelajar yang rajin dan tekun. Ternyata dia punya bakat juga dalam bidang hafalan. Bahkan memiliki kejeniusan. Pelajaran agama dan umum dia ranking 1.
Tak hanya itu, dia juga jadi Ketua Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) yakni OSIS di Pondok. Sekarang IRM sudah gak ada. Balik lagi jadi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). UAH juga jago main sepak bola dan pencak silat (Tapak Suci).
Ya UAH semacam sosok idola serba bisa pada masa itu.
Selepas lulus pondok, UAH sebentar kuliah di UIN Jakarta. Lalu segera menjadi mahasiswa di Kulliyah Dakwah Islamiyah (KDI) tapi bukan nama kontes dangdut yang berada di negara Libya. Namun UAH sempat berkeliling ke negara timur tengah lain untuk belajar ke beberapa Syaikh.
Sampai suatu ketika terjadi Arab Spring, Libya rusuh, maka mahasiswa Indonesia di sana harus pulang.
Sepulang ke Indonesia, UAH mulai fokus berdakwah, awalnya mengasuh ma'had Al Quran di Lebak Bulus, lalu pindah ke Jakapermai Bekasi.
Qadarullah, masjid Jakapermai Bekasi punya alat yang mumpuni untuk merekam ceramah lalu upload di youtube sekitar tahun 2013-an. Mereka rutin upload ceramah UAH.
Nah dari sana, sekitar tahun 2015 ke atas, UAH mulai terkenal. Saya ingat tahun-tahun segitu, kajian UAH di Masjid Trans Studio Bandung penuh sampai ke luar masjid.
Jika kita simak kajian UAH, terlihat bahwa UAH ini selalu mengutamakan referensi Alquran dan hadits secara langsung. UAH jarang mengutip ulama-ulama mazhab jika memang gak perlu. Bahkan di akhir kajiannya, UAH selalu bilang gini. Kalau ada ustadz yang ikut alquran dan sunnah, maka ikut dia, jangan ikut saya.
UAH juga pernah buat semacam acara namanya Quran Sunnah Solution. Ini mempertegas bahwa UAH ini Al Quran dan sunnah mindset, bukan mazhab mindset.
Sampai suatu hari, karena UAH semakin terkenal, ada jamaah dari suatu kelompok yang bertanya kepada ustadznya, apakah UAH layak diikuti? Kata ustadznya gak layak karena bukan kelompoknya.
Nah, dari sinilah dimulai "drama dakwah" yang berlangsung sampai hari ini. Dah pada tahu lah ya. Terakhir adalah kasus Al Albani. Sebelumnya kasus musik. Sebelumnya lagi ya UAH ga nyenggol apa-apa tiba-tiba kena tahdzir.
Ya sebenarnya gini aja. Kalian itu, mau setuju atau nggak setuju sama UAH, bebas! Ingat kata UAH di akhir ceramah tadi, kalau jamaah punya ustadz yg menurutnya lebih benar, silakan ikuti, ga usah ikuti saya. Kata UAH.
Tapi yang jadi masalah itu begini. Persoalan setuju atau gak setuju kemudian berubah jadi black campaign.
Sebenarnya kelompok nganu bisa bilang begini.
"Menurut kami pendapat UAH soal musik salah, ini yang benar, titik".
"Menurut kami pendapat UAH soal Al Albani salah, ini yang benar, titik".
Tapi ternyata kan gak gitu. Mereka lalu bilang UAH ini UAH itu.
Ini yang gak sehat.
Saya pribadi pun ada beberapa hal yang gak setuju sama UAH. Misalnya soal cocokologi alquran dengan sains.
Tapi yaudah saya ga setuju di bagian itu aja. Di bagian lain saya ambil ilmunya. Nah kalau kelakuan kelompok itu, karena UAH salah di bagian A dan B, maka semua yang keluar dari dia harus jadi salah, lalu karakternya harus dihancurkan.
Kan gak benar pola pikir begini.
Ternyata UAH juga manusia, punya sisi emosional, UAH masih kalah dengan Rocky Gerung yang dihina-hina masih haha hihi. Emosi UAH kena, dia ungkapkan kekesalannya, semakin senang buzzer kelompok itu, merasa dapat bahan lagi buat nyerang UAH.
Haduh.


























