Oke saatnya langsung kita bahas langsung kehidupan Dottore alias Zandik ini seperti apa baik sebelum gabung Fatui sampai kematian permanennya di Irminsul. Anyway ini bakal panjang banget jadi siapkan cemilan yak guys hehehe.
Sebenarnya itu Zandik lahir beberapa dekade setelah Cataclysm. Dia diperkirakan berasal dari keluarga pedagang tapi berujung diusir dari kampungnya.
Di usia muda, dia kemudian jadi mahasiswa salah satu Darshan atau jurusan di Sumeru Akademiya. Nah saat itu, Zandik gak suka dibatasin oleh klasifikasi Darshan dan berulang kali menolak saran buat pindah ke Darshan lain.
Tapi menariknya, dia juga yang kritis terhadap sistem Akasha yang bikin orang ketergantungan sama sistem itu dan keengganan pihak Akademiya buat meneliti wilayah Gurun Sumeru.
Penelitian Zandik sendiri juga sering membawanya ke reruntuhan di Gurun. Suatu hari, dia sama mahasiswa senior dari Darshan Rtawahist masuk ke wilayah kekuasaan Thoth. Saat itu, rekannya terluka saat menjelajah dan persediaan mereka menipis.
Thoth kemundian muncul lewat merasuki seekor kucing karena tertarik dengan kecerdasan Zandik. Cuman, si Zandik ga mempercayai janji bakal dikasih kekuatan dari Thoth yang gak disertai dengan penjelasan mengenai risikonya.
Di sisi lain, Thoth yang mengakui kecerdasan Zandik itu juga menyadari arogansi dia dan khawatir akan keselamatan rekan Zandik. Alhasil, Zandik menolak tawaran Thoth, namun Thoth sukses memperdayanya dengan mengatakan hanya keturunan Tulaytullah yang bisa keluar-masuk wilayahnya dengan bebas.
Karena itulah, Zandik percaya bahwa menjaga keselamatan rekannya penting dilakukan biar bisa keluar. Tapiiii, catatan Zandik berisi peringatan bagi siapa pun yang datang ke wilayah Thoth buat gak percaya dengan Thoth.
Ada beberapa anekdot terkait perjalanan Zandik yang membuat dia di drop-out. Salah satunya, perjalanan ke kota Gurabad yang membuat dia menemukan mesin serta teknologi Khaenriah, meski gak mengetahui asal-usulnya.
Zandik kemudian sadar teknologi itu dibuat oleh peradaban yang berada di bawah kekuasaan The Seven. Tapi temuan yang dinamakan "Gurabad Samples" tersebut terpecah-pecah dan gak lengkap jadinya cuma sedikit petunjuk buat Zandik biar bisa lanjutin penelitian.
Minat buat meneliti baru bangkit lagi pas ikut ekspedisi di Ardravi Valley sebagai Trainee Dastur. Pas itu, dia menemukan sebuah Ruin Golem dan menemukan banyaknya komponen yang sebelumnya hilang dari Gurabad Samples dan meyakini ia dapat memperbaiki sistem robot tersebut menggunakan suku cadang itu.
Selama ekspedisi itu, Zandik juga pergi bareng seorang Dastur Amurta bernama Sohreh. Meski mulanya Sohreh liat Zandik itu kaku dan merasa gaya penelitiannya bertolak belakang, mereka akhirnya mulai berbincang bahas flora dan fauna setempat. Sohre menggambarkan momen itu sebagai waktu yang menyenangkan dan catatannya ditutup dengan rencana buat piknik bersama di malam harinya.
Tapiii kelanjutannya ga diketahui pasti. Dari catatan yang ada, Zandik dinyatakan bertindak tanpa izin untuk ketiga kalinya. Sohreh disebut terluka parah akibat diduga diserang Rishboland Tiger. Gak lama kemudian, tim tersebut diserang oleh sebuah mesin yang berhasil dilumpuhkan Zandik.
Cuman, keinginan Zandik buat bawa mesin itu ke Akademiya buat dipelajari ditentang keras sama rekan serta pengajar. Alhasil, Sage Sharnama mencoret namanya dari daftar penulis makalah yang lagi disusun tim ekspedisinya. Di masa itu juga, Sohreh meninggal dunia dan dimakamkan.
Beberapa waktu kemudian, Zandik terlibat dalam penelitian medis terkait penyakit Eleazar di Apam Woods. Namun saat itu, seluruh anak-anak yang jadi subjek penelitian di laboratorium menghilang secara misterius. Zandik menduga itu dilakukan Aranara.
Zandik kemudian menyimpulkan dengan menangkap dan mengendalikan Aranara, kecerdasan manusia bisa ditingkatkan taraf yang baru dan manusia dapat melampaui batasan dunia. Ia juga terlibat dalam penelitian terkait penyakit Eleazar di Dar al-Shifa, di mana dia berhasil nyembuhin seorang pasien bernama Abbas pake "bahan" yang diperoleh dari jenazah pasien lain.
Tapi, Abbas mengalami trauma mendalam dan menganggap penyembuhannya itu sebagai penistaan. Alhasil, dia nekat kabur dari rumah sakit tersebut karena putus asa.
Di tahap inilah, Zandik menyatakan manusia "gak lebih dari sekadar mesin dengan tingkat kompleksitas tertentu" dan bisa dimodifikasi untuk menciptakan enhanced human yang tangguh. Meski sadar akan bahaya dari menyuarakan gagasan itu, Zandik berupaya bertahan di Akademiya karena lingkungan yang memungkinkannya buat melakukan penelitian.
HOWEVER, para penyelidik di Akandemiya mulai curiga. Jenazah Sohreh digali lagi dan diautopsi. Hasilnya, ada patah tulang hioid yang mengindikasikan kematian akibat dicekek, bukan karena luka robek atau kehilangan darah.
Ketertarikannya terhadap Eleazar juga diselidiki, termasuk catatan mengenai hilangnya dokumen secara tiba-tba yang disusul oleh wabah Eleazar. Sebelum menghilang, Zandik sempat disebut tertarik terhadap Legend of Varuna.
Pada akhirnya, dia di drop out dari Akademiya dan Zandik kabur ke gurun.
(1/8)
Abis bahas kerasnya hidup Partolone alias Pantalone atau Hideo Kojima tapi gak brewok (jk), ada saatnya bahas salah satu Fatui Harbinger paling kontroversial di Genshin Impact. Siapa lagi kalau bukan Dottore alias Zandik.
Karena ini bakal panjang banget bahasannya, kita bahas dulu latar belakang dianya seperti apa, penelitiannya apa aja dan seperti apa orang melihat Dottore.
Dottore ini punya ambisi buat bikin penelitian tanpa batas buat menciptakan dewa atau bikin derajat manusia itu setara dengan dewa. Tapi, hal itu membuat dia dikucilkan dari masyarakat. Di sisi lain, hal itu juga yang bikin dia somehow bisa jadi Fatui Harbinger.
Bagi dia tuh sebenarnya ga ada topik yang tabu buat diteliti. Nah, selama hidupnya, dia udah melakukan berbagai penelitian.
Yang jelas, dia meneliti Automaton Khaenriah atau robot Khaenriah, mencari cara buat mengubah Forbidden Knowledge (Abyss) menjadi senjata lewat Withering di alam dan penyakit Eleazar serta berupaya memanfaatkan kekuatan mimpi buaat meningkatkan kemampuan kognitif manusia.
Semua penelitian itu tujuannya buat bisa menempatkan manusia dengan posisi yang sama dengan para dewa di Teyvat. Gegara ambisi itulah, muncul kerja sama antara Dottore dengan Pantalone yang juga ingin meruntuhkan ketimpangan antara Dewa dan Manusia di samping ketergantungannya pada ramuan hidup abadi yang hanya bisa diproduksi Dottore.
(1/2)
Shinya💙 retweeted
Dojinshi Fallen Star
Genshin Impact Unofficial Fanbook
A5 | 54 pages | 240 Baht
สามารถพรีได้ที่เฟรนดินะคะ friendii.art/mitunayonju/sho…
เปิดพรีตั้งแต่วันนี้จนถึง 9พฤศจิกายนเวลา 23:59นะคะ
ส่วนฟอร์มจองรับหน้างานสำหรับCA12เดี๋ยวจะตามมาทีหลังน้า
#CA12_SUN #Comicavenue12 #Dottolumi
Shinya💙 retweeted
Dojinshi #DottoLumi
Fallen⭐️
(14|52 Page)


















































