Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame) header
Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame) profile picture

Right when I was about to change the past... I realized... I neglected two major factors I couldn't change. My impulsiveness... and my carelessness. #LCRP

Joined January 2019
Photo by Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame)Photo by Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame)Photo by Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame)Photo by Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame)Photo by Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame)Photo by Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame)Photo by Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame)Photo by Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame)Photo by Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame)Photo by Chéng Xiǎoshí, 程小时 (@OfTimelessFrame)
⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀𝐏𝐥𝐨𝐭 ⠀
1
400
Mungkin kelak, Lu Guang akan jadi penjahat yang egois, namun sekaligus juga menjadi orang yang paling tulus. Ia hanya ingin bersama orang yang paling dicintai—hanya ingin bersama lagi. —
1
189
Bukankah itu rasa sederhana dan sangat murni? Siapapun pasti pernah kehilangan seseorang, dan merasa rindu karenanya. Semua akan baik-baik saja. Kata-kata yang bekerja seperti sihir, ketika dunia tidak pernah berpihak kepada mereka. END. @viranqi
1
265
"Tenang saja, Lu Guang! Apapun yang terjadi nanti, kita pasti akan terus bermain bersama-sama." Esok hari akan baik-baik saja. Meskipun semua berubah dan tak sama lagi. Meskipun kadang takdir bekerja bagai lelucon, tapi hei, semua akan baik-baik saja, seperti apa yang —
1
181
Cheng Xiaoshi selalu yakini. @viranqi
1
159
Artinya, janji itu serius dan tidak boleh dilanggar. "Mulai hari ini dan seterusnya, kita akan melakukan banyak hal bersama-sama!" Makan es loli berdua. Pergi ke markas rahasia. Main ke rumah Lu Guang. Bersepeda bersama. Bertemu dengan Elizabeth— Satu hari, satu janji. —
1
208
Xiaoshi tidak ingin kebersamaan mereka menjadi momen yang singkat. @viranqi
1
181
"Kamu mau aku antar pulang, Lu Guang?" sepedanya tidak punya boncengan di belakang, tapi Lu Guang selalu bisa duduk di depan. Tangan mungil meraih tangan yang lebih mungil. Xiaoshi, dengan segala kepolosan anak kecilnya, menatap Lu Guang dengan penuh determinasi. —
1
163
"Nanti kalau mama dan papa jahat sama kamu, kita bisa lawan bareng-bareng seperti Ultraman!" Kata-kata yang terdengar begitu naif, sangat kontras dengan gelap yang mulai menyelimuti gubuk. Sore itu, gemuruh guntur dan kilat petir semakin tidak bisa diam. @viranqi
1
174