
You're a tale I wanted to unfold, @jeaeger.
SNKRP. MV.
Joined July 2021
- Tweets752
- Following52
- Followers146
- Likes68
.. yang begitu banyak.
Biasanya dia akan menolak permintaan siapapun itu, tanpa keragu-raguan yang membelenggu; terlebih ketika Ia sedang sibuk. Tetapi anak yang ada di dalam dekapannya memberikan sentimen yang berbeda.
Yang begitu sulit untuk Ia deskripsikan.
"Kau ingin ..
.. apa, bocah?" Tanyanya, datar seperti biasa.
"Aku tidak disini untuk mengasuhmu, nak. Lakukan saja sendiri. Atau ajak Mikasa, saudarimu."
(@Jeaeger)
Replying to @Jeaeger
Sang kapten sulit memahami bagaimana setiap bocah yang ada ditempat ini berharap dapat digendongnya, sedangkan orang dewasa enggan berpapasan dengannya.
Kontradiktif.
Levi hanya menghela nafas, sembari berlutut untuk menyamai tinggi badan anak kecil dihadapannya.
Ia membiarkan tangannya terbuka dan menunggu bocah itu untuk menyelip diantara lengannya yang melebar. "Cepat, nak. Aku punya setumpuk kerjaan disana."
(@Jeaeger
Levi Ackerman. retweeted
ᅠ⠀
ㅤ 𝘁𝗵𝗲 𝗱𝗮𝗿𝗸𝗲𝗿 𝘁𝗵𝗲 𝘄𝗲𝗮𝘁𝗵𝗲𝗿ㅤ..
ㅤ ────── 𝖙𝖍𝖊 𝖇𝖊𝖙𝖙𝖊𝖗 𝖙𝖍𝖊 𝖒𝖆𝖓 ꜝ
ㅤ ✴ : マーレの盾 𓄼
ㅤ ⠀⠀ ﹉﹉﹉﹉﹉
ㅤ
bocah kemarin sore yang berhasil mengobrak-abrik kehidupannya yang monoton.
Dadanya hangat mendengar itu. Mungkin jauh didalam dirinya, Ia juga ingin melakukan hal yang sama. Membuat janji temu. Hanya saja, dia berusaha menghargai keputusan untuk tidak bersua saat itu.
"Kau yang menginginkan untuk tidak bertemu." Katanya, menyimpan dengan rapih cangkir teh diatas piring kecil. "Kau juga yang mematahkan keinginanmu."
Bocah sialan yang menggemaskan. Apa dia tahu itu?
(@Jeaeger )
Ia alihkan rasa jengkelnya dengan duduk di kursi yang tersedia, dengan gelas teh yang masih hangat di genggamannya. Rivaille selalu tidak memiliki tenaga untuk bertengkar, beradu mulut, dengan siapapun. Termasuk Eren.
"Sejak berkerja kembali untuk Erwin." Respon sang pria
datar seperti biasa, sembari menyisip teh. "Bokongmu tampak nyaman untuk ditendang. Sekali lagi kau berteriak padaku, aku tak akan segan melakukan itu."
(@Jeaeger)
menggerutu seperti begundal jalanan ketahuan mencuri dompet. "Eren." Panggil lelaki dengan suara baritone rendahnya. "Sedang apa kau disini?"
Tak lama, terdengar derap langkah sepatu hak tinggi yang bergema diseluruh ruangan tidurnya, kian mendekat ke arah mereka berdua.
Kedua manik kelabu mengedarkan pandangannya dan mendapati model tersebut mengintip dari dalam sana. "Kau juga, bocah. Kau tuli? Aku sudah memintamu untuk pulang."
(@Jeaeger)



