MD Entertainment retweeted
Hanung Bramantyoās āCHILDREN OF HEAVENā has received an SU age rating for its theatrical release.
In cinemas nationwide on May 27, 2026.
MD Entertainment retweeted
Film terbaru arahan Hanung Bramantyo, CHILDREN OF HEAVEN, adalah adaptasi dengan kearifan lokal dari film klasik berjudul sama (1997) arahan sutradara asal Iran, Majid Majidi. Kearifan lokal karena tidak hanya āChildren of Heavenā terbaru ini dihadirkan dengan latar lokasi dan budaya lokal, Bramantyo juga merasa perlu untuk menambahkan sejumlah elemen ālokalā yang dianggap lebih mudah diterima penonton.
Karenanya, jika āChildren of Heavenā garapan Majidi berkisah tentang dua orang anak dengan latar kehidupan ekonomi terbatas, maka āChildren of Heavenā garapan Bramantyo berkisah tentang dua orang anak dengan latar kehidupan miskin. Elemen ini dipastikan tampil menonjol dengan menghadirkan adegan-adegan seperti karakter yang kekurangan uang ketika akan berbelanja (yang berakibat kemudian mendapatkan hardikan dari si penjual) atau karakter-karakter yang hampir diusir dari rumah mereka karena tidak mampu membayar hutang.
Kemiskinan bukan hanya menjadi bagian kehidupan dari para karakter, namun menjadi senjata untuk mereguk airmata penonton.
Karenanya, untuk memastikan bahwa penonton tahu karakter-karakter yang mereka tonton berasal dari kehidupan miskin yang keras, para pemeran āChildren of Heavenā garapan Bramantyo dihadirkan dengan tata rias wajah yang ādicemongin.ā Suatu kewajiban, sepertinya, bagi banyak pembuat film Indonesia ketika mereka ingin menggambarkan kehidupan karakter yang datang dari kelas bawah.
Karenanya, āChildren of Heavenā garapan Bramantyo dilengkapi juga dengan penampilan para komika yang, tentu saja, menghadirkan jeda tawa. Beberapa efektif, namun kebanyakan justru mengganggu kedalaman emosional cerita yang sedang dibangun.
Karenanya, āChildren of Heavenā garapan Bramantyo dilengkapi dengan pilihan akhir cerita āhappy endingā yang ādefinitif,ā tidak āmengawangā seperti tuturan Majidi.
Padahal, selain elemen-elemen tersebut, struktur cerita āChildren of Heavenā garapan Bramantyo nyaris tidak melakukan perubahan apapun, baik dari gambaran karakter maupun susunan dialog. Kenapa tidak juga mempertahankan cara penyampaiannya? Ya oke, alasan ekonomis dan tuntutan pasar la da da da, tapi kenapa tidak sekalian percaya bahwa kesederhanaan dan ketulusan versi aslinya juga bisa menyentuh penonton Indonesia?
MD Entertainment retweeted
Nggak banyak film Indonesia yg berhasil mendaur ulang film asing & nggak banyak pula yg mau soroti kehidupan warga kelas bawah tanpa jualan kesedihan. Children of Heaven yg merupakan remake film Iran berjudul sama karya Majid Majidi termasuk yg sedikit itu. Sebuah tontonan drama nan menyentuh hati & jenaka yg membawa kita kembali ke Indonesia era Orde Baru saat masyarakat kepayahan menyambung hidup lantaran bahan pokok melambung tinggi sementara lapangan kerja terbatas.
Dengan setting tersebut, kita dikenalin ke sepasang kakak beradik dari keluarga miskin yg gara-gara satu kecerobohan harus mengenakan sepatu yg sama buat ke sekolah. Tak tega meminta uang ke sang ayah apalagi keluarga mereka masih terlilit hutang & sang ibu pun sakit-sakitan sehingga tak bisa kerja, si kakak pun berinisiatif mengikuti lomba lari dengan misi meraih juara tiga yg hadiahnya sepatu yg akan diberikannya pada si adik.
MD Entertainment retweeted
Konflik film ini memang terapkan formula klasik "sudah jatuh tertimpa tangga, eh masih nyungsep ke got pula". Pun begitu, alih-alih berlarut menggeber kemalangan karakter buat mengais iba, Hanung Bramantyo lebih fokus pada kebaikan, kebahagiaan serta betapa resiliennya mereka yg buatku lebih ampuh memancing air mata.
Seperti momen kakak beradik main gelembung di pinggir sungai yg nunjukkin mereka memilih tetap bersukacita sekalipun kondisi nelangsa, kala kakak beradik ini menolak merebut lagi sepatu mereka yg diambil seorang bocah usai tahu kondisi keluarganya, atau ketika si kakak berjuang mati-matian di lomba lari yg buktiin kasih sayang juga rasa tanggung jawabnya ke si adik.
MD Entertainment retweeted
Sisipan humornya memang sesekali efektif ngasih kesegaran. Cuma tak jarang pula, ada yg "salah tempat" sehingga cukup ngeganggu beberapa momen yg mestinya bisa ngasih tonjokkan emosi yg kuat. Syukurlah film ini diberkahi akting ciamik jajaran pelakon khususnya duo pemain cilik Jared Ali & Humaira Jahra yg menjalin chemistry hangat sebagai kakak beradik yg kelihatan saling sayang saling peduli. Baik saat sendiri maupun berdua, kemunculan mereka selalu ngasih nyawa apalagi di menit-menit akhir yg bikin senyum, bikin mewek sekaligus bikin nyaman kayak dipeluk.
MD Entertainment retweeted
Take a look into the shooting process behind āCHILDREN OF HEAVENā with Hanung Bramantyo and crew.
Watch how the set comes alive only in theaters.
MD Entertainment retweeted
Overall, Children of Heaven versi remake ala Hanung Bramantyo ini bisa dibilang berhasil mengadaptasi cerita, pesan, isi dan emosi yang disampaikan pesan film originalnya. Gak terlalu mengglorifikasi kemiskinan, terasa sangat Indonesia, dan beneran emosional.
Rekomendid! š
MD Entertainment retweeted
Hanung Bramantyo bisa dibilang terlalu nekat buat nge-remake Children of Heaven Majid Majidiāsalah satu film klasik Iran terbaik yang pernah dibuatāNanti salah-salah, ia malah dihujat karena dianggap menodai sumber aslinya yang dihormati banyak penontonnya. Ya, untungnya saja, itu gak kejadian. Children of Heaven miliknya bisa dibilang adalah sebuah remake yang aman, setia dan cukup respek sama pendahulunya.
Masih dengan kesederhanaan premis yang sama, Hanung ngajak kita ke Semarang akhir era Orde Baru, bertemu dua bersaudara miskin: Ali dan Zahra yang diam-diam harus bergiliran memakai sepatu buat ke sekolah setelah sepatu punya Zahra hilang.
MD Entertainment retweeted
Behind the scene snaps from the production days of āCHILDREN OF HEAVENā photographed by Firman Ochim.
Hanung Bramantyoās latest drama feature is now playing in theaters.
MD Entertainment retweeted
Thatās why Bene cocok di banyak jenis film. Dia punya energi yang fleksibel, bisa masuk ke dunia cerita tanpa bikin suasananya berubah.
Di Children of Heaven, keberadaannya justru bikin cerita terasa makin natural
Aaa suka banget sama film ini š Ada sejarah era Presiden Soeharto, terus suara radio di rumahnya tuh berasa banget vibes tahun 1980-an.
Sekarang radio udah jarang dipake jadi pas dengar di film malah bikin nostalgic. Children of Heaven versi Hanung Bramantyo juga berasa religius, hangat dan suasana rumahnya sederhana tapi nyaman banget dilihat.
Cara orang tuanya ngasuh anak juga bagus, selalu ngajarin bantu orang tua, kerja keras, dan jangan gampang nyerah. Walaupun hidup mereka susah, tetep ada humor dan kehangatan di keluarganya
MD Entertainment retweeted
Sebuah film keluarga yang penting untuk ngasih tau ke anak-anak kalau, perjuangan itu butuh dilakukan untuk apapun yang ingin dicapai.
Buat kamu yang sudah atau akan berkeluarga, CHILDREN OF HEAVEN ini bakalan bikin kamu haru sekaligus bangga.
So, inilah reviewnya buat kamu.
MD Entertainment retweeted
Udah nahan2 biar ga nangis, ternyata nangis juga gua nonton Children Of Heaven š.
Ngeliat kondisi keadaan Ali dan Zahra yang tuker2an sepatu ini entah kenapa ngingetin gua sama berita tentang anak kecil yang gak bisa beli buku kemaren.
Patah hati anjirš„²
MD Entertainment retweeted
Sbg adaptasi film Iran legend karya sutradara Majid Majidi asal Iran, Children of Heaven versi lokalnya ini terasa cukup hati-hati ngejaga ruh cerita aslinya. Ngga akan terlalu āmelukaiā penggemar versi OG-nya karena menurutku bisa dibilang ini cukup setia ya sama materi aslinya, meski ada penyesuaian yang diselaraskan sama konteks lokal. Highlight utamanya jelas ada di Jared Ali sbg Ali dan Humaira Jahra sbg Zahra, emosi mereka jadi motor utama film ini. Theyāre on track for something big sih for sure!
MD Entertainment retweeted
Dari awal ekspektasiku emang ada di titik ini pas tau Hanung Bramantyo yang direct, ngga mencoba melampaui versi OG-nya, tapi juga ngga sekadar nyalin. He knows what to do sih kalo soal ginian. Hal yang mungkin jadi agak mengganggu buatku mungkin di elemen komedinya aja yang mungkin di bbrp poin aku rasa ngga sepenuhnya diperlukan. Selebihnya masih decent dan reflektif.
MD Entertainment retweeted
Bukan adaptasi yang tanpa kekurangan, tapi spirit perjuangan dan cinta kasih kakak beradiknya di aku tersampaikan kuat. Tetap grounded dan menyentuh~
Halfway crying, halfway laughing. The #Indonesianversion of #ChildrenofHeaven successfully delivers a touching story wrapped in light, effortless comedy. The natural acting from the cast really seals the deal. A solid family movie!š¬šāØ
#FilmChildrenOfHeaven #ChildrenOfHeavenMovie #MDPictures #CitimallBontang #BontangXXI @MDPictures @cinema21 @Benidictivity ā at East Borneo, Indonesia
MD Entertainment retweeted
Andri Mashadi ngaku bangga bisa jadi sosok ayah tangguh di Children of Heaven. Totalitas aktingnya sampai bikin penonton merinding!
Children of Heaven
27 MEI 2026
Gantian sepatu di bioskop yuk!
#ChildrenOfHeaven
#FilmChildrenOfHeaven
#ChildrenOfHeavenMovie
#MDPictures
MD Entertainment retweeted
Sudah ngefans sejak kecil, Faradina Mufti langsung tak bisa menolak saat tahu Children of Heaven dibuat versi Indonesia.
Children of Heaven
27 MEI 2026
Gantian sepatu di bioskop yuk!
#ChildrenOfHeaven
#FilmChildrenOfHeaven
#ChildrenOfHeavenMovie
#MDPictures
Sensasi Hot
Setiap hari jam 9.00 WIB



















































