Community Legal Aid Institute is a frontline organization that fights injustice, protects dignity & restores hope. We bring justice to marginalized communities.

Jakarta, Indonesia
Joined March 2014
[HATI-HATI PENIPUAN MENGATASNAMAKAN LBHM] Kami menerima laporan adanya oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat (LBHM). Bahkan, beberapa pihak memalsukan kop surat dan surat kuasa, lengkap dengan logo LBHM. Kami menegaskan bahwa: 1. LBHM tidak pernah memungut biaya apapun dalam memberikan layanan bantuan hukum. 2. Komunikasi dan permohonan bantuan hukum resmi hanya dilakukan melalui kontak di Bawah ini dan layanan offline di kantor kami: 📞 WhatsApp: 0898-437-0066 📞 Telepon Kantor: +62 21 837 897 66 📧 Email: [email protected] 🌐 Permohonan layanan hukum: lbhmasyarakat.org/bankum/ 3. Kamu juga bisa mengecek identitas Badan Pekerja kami di: ➡ lbhmasyarakat.org/struktur Jika kamu ragu atau merasa dihubungi oleh pihak mencurigakan yang mengatasnamakan LBHM, jangan ragu untuk mengonfirmasi ke kanal resmi kami. #LBHM #BantuanHukumGratis #AksesKeadilan
3
1
10
5,504
[Napas adalah Hak] Karhutla bukan sekadar hutan yang terbakar. Asap yang menyebar mengancam kesehatan, keselamatan, dan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Di tengah meluasnya kebakaran dan meningkatnya kasus ISPA, masyarakat tidak boleh dibiarkan menghadapi krisis ini sendirian. #PulihkanIndonesia #DaruratAsap #RightToBreathe
1
1
1
183
Solidaritas tidak cukup berhenti pada rasa prihatin atau aksi warga-bantu-warga. Negara harus hadir, bertanggung jawab, dan memastikan perlindungan bagi seluruh masyarakat terdampak. Kami mendesak pemerintah mempertimbangkan penetapan status darurat bencana nasional. Jangan tunggu dampaknya semakin meluas. #PulihkanIndonesia #DaruratAsap #RightToBreathe
42
[DISKUSI PUBLIK – SERI 1] "Kalau UU Narkotika Perlu Diubah, Apa yang Seharusnya Berubah?" Halo, warga Bandung dan sekitarnya! Revisi UU Narkotika bukan sebatas urusan mengubah pasal-pasal dalam undang-undang. Di dalamnya ada berbagai persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari penanganan kasus narkotika, kewenangan aparat penegak hukum, hingga akses terhadap layanan kesehatan dan rehabilitasi. Namun, sejauh mana publik sudah memahami perubahan aturan yang sedang dibahas oleh pemerintah, termasuk dampaknya bagi orang-orang yang berhadapan dengan kebijakan narkotika? Maka dari itu, lewat kegiatan diskusi publik ini kami hendak mengajak teman-teman—khususnya di wilayah Bandung dan sekitarnya—untuk memahami secara utuh perkembangan terkini dan isu-isu penting dalam revisi UU Narkotika, mendengarkan suara dan pengalaman kelompok terdampak, serta mendiskusikan perubahan kebijakan yang perlu kita perjuangkan agar lebih berpihak pada hak asasi manusia (HAM) dan bukti ilmiah. Bandung akan menjadi kota pertama dalam rangkaian kampanye publik reformasi kebijakan narkotika yang akan berlanjut ke kota-kota lainnya. Yuk, bergabung dalam diskusi publik ini, yang akan dilaksanakan pada: 🗓️ Jumat, 16 Oktober 2026 ⏰ 15.00–17.40 WIB 📍 Perpustakaan Bunga di Tembok, Jl. Pasirluyu Timur No.117A, Ancol, Kec. Regol, Kota Bandung, Jawa Barat 40254 Mari perluas percakapan tentang reformasi kebijakan narkotika yang berperspektif HAM dan bukti ilmiah. Sebab, kebijakan yang berdampak pada kehidupan banyak orang tidak seharusnya dibahas tanpa melibatkan suara masyarakat. Tersedia merchandise dan juga konsumsi bagi yang hadir ke lokasi kegiatan. Untuk itu, amankan kursimu dengan mendaftarkan diri di link: bit.ly/IkutDiskusiPublik1 Sampai bertemu nanti, teman-teman! ✊✊ #ReformasiKebijakanNarkotika #RevisiUUNarkotika #PenuhiHAM #PendekatanBerbasisBukti
2
1
6
407
[Siapa yang Akan Menilai Karyamu? Kenalan Yuk dengan Para Dewan Juri] Di balik setiap karya ilustrasi, ada cerita, perspektif, dan pesan yang ingin disampaikan. Nah, siapa saja sosok yang akan menilai karya-karya dalam Sayembara Terbuka Ilustrasi Penghapusan Hukuman Mati? Simak penjelasannya dalam utas ini, yuk! *sebuah utas
1
1
2
225
Kenalan dengan tiga dewan juri kami, yuk! Ada Syska La Veggie, seniman visual yang mengeksplorasi isu kesetaraan gender dan budaya; Amry Al Mursalaat, pengampanye isu sosial dan konsultan strategi komunikasi; dan Ricky Gunawan, pengacara dan praktisi HAM yang berpengalaman dalam advokasi penghapusan hukuman mati. Dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam, ketiganya akan turut menilai karya-karya yang masuk dalam sayembara ini.
1
48
Kami tunggu karya ilustrasimu, mengingat batas waktu pengiriman karya tersisa 13 hari lagi. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyuarakan gagasanmu melalui ilustrasi dan ikut mendorong perubahan menuju Indonesia tanpa hukuman mati. Informasi seputar sayembara: • Panduan pembuatan ilustrasi: bit.ly/PanduanIlustrasiHukti • Referensi tema ilustrasi: bit.ly/ReferensiIlustrasiHuk… • Submisi karya ilustrasi: bit.ly/SubmisiIlustrasiHukti #HapusHukumanMati #SayembaraIlustrasi #HakAsasiManusia #FestivalHakHidup
26
[Dicari Peraturan Pemerintah Komutasi!] Ada yang tahu di mana dan sejauh mana Peraturan Pemerintah tentang Komutasi? #HakAsasiManusia #HAM #HapusHukumanMati
2
191
[OPEN SUBMISSION ARTIKEL OPINI] “Arah Reformasi Kebijakan Narkotika: Menghukum atau Memulihkan?” Revisi UU Narkotika menjadi momentum untuk memikirkan kembali arah kebijakan narkotika di Indonesia. Apakah kita akan terus mengandalkan penghukuman, atau mulai mendorong pendekatan yang mengutamakan kesehatan, pemulihan, dan perlindungan HAM? LBHM, ICJR, Inti Muda Indonesia, Rumah Cemara, dan Bandung Bergerak mengajak kamu menyampaikan gagasan, kritik, dan pengalaman, serta rekomendasi melalui artikel opini tentang reformasi kebijakan narkotika! Ketentuan singkat: * Terbuka untuk seluruh warga Indonesia. * Panjang tulisan 800–1.200 kata. * Tulisan orisinal dan berbahasa Indonesia. * Tulisan terpilih mendapat honorarium Rp500.000, kesempatan publikasi, dan sertifikat apresiasi. Pelajari mekanisme pengiriman tulisan di sini: bit.ly/PanduanArtikelOpini Kirim tulisan kamu melalui link ini: bit.ly/SubmisiArtikelOpini Jangan lewatkan kesempatan untuk menyuarakan gagasan dan ikut membentuk percakapan publik tentang masa depan kebijakan narkotika Indonesia yang berbasis HAM dan ilmiah! #ReformasiKebijakanNarkotika #OpenSubmission #ArtikelOpini
1
3
186
[Mereka Tidak Sendiri, Masih Ada Suara Yang Menemani] Ada pesan yang mungkin tidak mengubah keadaan dalam sekejap, tetapi bisa berarti bagi seseorang yang menjalani hari-hari panjang di balik tembok penjara. Di Indonesia, lebih dari 150 orang terpidana mati telah menjalani masa pidana lebih dari 10 tahun. Di tengah ketidakpastian dan panjangnya masa pidana, mereka tetap memiliki kehidupan, keluarga, dan harapan. #LBHM #HapusHukumanMati #DeathPenalty
1
1
255
Melalui “Suara-suara yang Menemani”, LBH Masyarakat mengumpulkan pesan-pesan dukungan dari masyarakat untuk terpidana mati di Indonesia. Sebab, setiap orang tetap layak diperlakukan sebagai manusia, bukan semata-mata melalui putusan yang dijatuhkan kepadanya. Dalam momentum Hari Menentang Hukuman Mati Sedunia pada 10 Oktober, mari hadirkan suara yang mengingatkan mereka bahwa mereka tidak dilupakan dan tidak sendiri. #LBHM #HapusHukumanMati #DeathPenalty
1
1
1
37
Kamu bisa menjadi bagian dari suara-suara itu. Tuliskan pesan dukunganmu melalui bit.ly/DukunganTerpidanaMati atau sampaikan secara langsung di Festival Hak Hidup 2026. Pesanmu mungkin sederhana, tetapi bisa menjadi teman bagi seseorang untuk menjalani hari. Satu pesan, satu harapan. Mari menjadi bagian dari suara yang menemani. #LBHM #HapusHukumanMati #DeathPenalty
14
[RILIS PERS] Dari ‘No Viral, No Justice’ ke Rotasi 19 Kapolda: Lima Catatan Kritis LBHM untuk Kapolri Baru Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat (LBHM) mengapresiasi sejumlah komitmen yang disampaikan Kapolri baru Suyudi Ario Seto, khususnya pengakuan bahwa persoalan Polri hari ini bukan semata-mata terletak pada kinerja anggota kepolisian ketika bertugas di lapangan saja, tetapi juga pada bagaimana sistem, penggunaan kewenangan, dan pengawasan, serta kultur kelembagaan yang turut mempengaruhi profesionalitas anggota Polri (@HumasPolri). Namun, bagi LBHM, perubahan di tubuh Polri tidak cukup dibuktikan melalui program baru atau peningkatan citra institusi. Perubahan harus dirasakan oleh setiap masyarakat, terutama oleh mereka yang selama ini paling sering berhadapan dengan hukum atau kewenangan kepolisian. Mengapa persoalan ini penting? Simak penjelasannya dalam utas ini, yuk! *sebuah utas
1
3
7
609
Kelima, pergantian pimpinan harus menjadi momentum pembenahan persoalan struktural, bukan sekadar pergantian figur. Mengapa? Simak penjelasannya dalam slide di bawah ini, yuk!👇
1
29
08/10/2026 Aksi Jaringan Tolak Hukuman Mati (JATI) dalam momentum Hari Anti Hukuman mati Sedunia pada 10 Oktober 2026 di depan Mahkamah Agung dan Aksi Kamisan. #Deathpenalty #HapusHukumanMati
6
275