channelnewsasia.com/commenta…
So I've read this piece of insightful pie from Collin this morning as my brain breakfast. The development of this newer Sentinel-class OPVs which will replace older Sentinel-class MSRVs actually have at least three major key points in which Indonesia could study and try to adapt to it's own practice :
1. From Collin's perspective, the logic behind the presence of these OPVs are clear : To navigate correctly and sending a proper, more calibrated response for crisis/threats that fall short of an armed attack but presenting threats larger than just common coercion techniques, since those crisis could potentially damage or threaten more strategic assets of national interest in the area. I strongly support this perspective since Indonesia also experience this kind of crisis/threats (UUV/Undersea Beacon discovery, Maritime Militia Coercion against Indonesia's EEZ, etc.). Indonesia needs to study Singapore's move in building this vessels, as we all know that Bakamla, a projected Indonesian Coast Guard agency lacks on ships/hull in numbers compared to the operational areas they must stand watch for.
2. The argument that sending these OPVs could be interpreted as "standard, normal and calibrated response" in the blurred zone between Grey Hull of a Navy and White Hull of a Coast Guard presence, is not just a justification, but it's a proper way of addressing those less lethal but impactful threats made by both State Actors or State Sponsored-Non State Actors such as, again, the maritime militia. While sending a larger hull but with limited lethal weapons capability, this could also be interpreted as keeping the political escalation in a stable condition while still maintaining the proper stance against the acts of coercion.
3. One of the major stuff being mostly ignored in the news and discussions surrounding the newer Sentinel-class OPVs is that the RSN decides to employ more less lethal, non-kinetic capabilities to respond on the potential threats which project a non lethal but still influence strategic impact and could potentially damage and disrupt Singapore's national interests in the contested grey zone areas. The Indonesians should also adopt and adapt this kind of move by Singapore. We already starts to employ the same Italian-made SITEP MASS (LRAD) system onboard our PPA/Brawijaya-class Frigate. It would be better if we also explore the potential to use this same systems onboard maybe Bakamla's fleet of White Hull ships.
For fellow Indonesians, if you want to know more about the SITEP MASS system in Indonesian service, you can read here at my blog :
hobbymiliter.com/13632/sitep…
HobbyMiliter mengucapkan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 tahun 2026
TNI KUAT BERSAMA RAKYAT, INDONESIA BERDAULAT ADIL DAN MAKMUR
🫡🫡🫡🇮🇩🇮🇩🇮🇩
HobbyMiliter mengucapkan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 tahun 2026
Semoga TNI senantiasa hadir sebagai benteng terdepan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta tumbuh menjadi kekuatan militer yang kuat, berdampak, disegani, dan dapat menjaga stabilitas keamanan di kawasan.
TNI KUAT BERSAMA RAKYAT, INDONESIA BERDAULAT ADIL DAN MAKMUR
🫡🫡🫡🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Kapal ITS Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba Di Jakarta
Selengkapnya :
hobbymiliter.com/13778/kapal…
Sampai sekarang masih ngga nyangka sih bisa punya kapal perang kombatan atas permukaan air dengan panjang hampir 145 meter...
Yuk pak menhan dan jajaran, dilengkapi lah rudalnya, biar nggak dibilang ompang ompong lagi, hihihi 😁
Senja di ujung kota Surabaya.
Kala kenangan bersimpangan dengan rasa...
In frame :
KRI Nala-363 (Corvette, Fatahillah-class)
KRI I Gusti Ngurah Rai-332 (Frigate, Raden Eddy Martadinata-class)
KRI Raden Eddy Martadinata-331 (Frigate, Raden Eddy Martadinata-class)
KRI Prabu Siliwangi-321 (Frigate MPCS PPA, Brawijaya-class)
KRI Brawijaya-320 (Frigate MPCS PPA, Brawijaya-class)
Three different generation of military & naval engineering technology.
Three different generation of European-made Warship.
Three different generation and calibre of naval main gun.
Three different generation of Radar and Fire Control Sensors.
All in one frame, captured nicely during the sunset and with Suramadu Bridge as the background.🙂
Koarmada II/Indonesian Navy 2nd Fleet Command
September 6th, 2026
📷by : Maslobo (Me)
📷: Samsung A04S 12MP Smartphone Camera with Apexel 18x25 Telephoto Lens
Panorama Shot
Taken from approx. 700m
Please notify me if you repost/reshare.
#Surabaya
#ShipSpotting
#ShipSpotter
#ShipsInPics
#Shipping
#IndonesianNavy
#TNIAngkatanLaut
#TNIAL
#KRINala363
#KRIIGustiNgurahRai332
#KRIRadenEddyMartadinata331
#KRIPrabuSiliwangi321
#KRIBrawijaya320
#Corvette
#Frigate
Dirgahayu Hiu Kencana.
Merawat Ketangguhan, Menguatkan Soliditas dan Kejayaan Kapal Selam Menuju Indonesia Adil dan Makmur.
Secara pribadi dan mewakili HobbyMiliter, kami mengucapkan DIRGAHAYU HIU KENCANA 12 September 2026
Merawat Ketangguhan, Menguatkan Soliditas dan Kejayaan Kapal Selam Menuju Indonesia Adil dan Makmur 🫡🇮🇩
Hormat bangga kami untuk Hiu Kencana.
Wira Ananta Rudhira. 🫡🇮🇩
#KapalSelam
#HiuKencana
#DirgahayuHiuKencana
#HUTHiuKencana
#HobbyMiliter
HobbyMiliter retweeted
Secara Pribadi dan mewakili HobbyMiliter, kami mengucapkan Dirgahayu ke-81 Tahun TNI Angkatan Laut 🫡🇮🇩⚓️
Bersama semangat profesionalisme serta jiwa patriot yang tabah dan pantang menyerah, semoga TNI Angkatan Laut senantiasa hadir sebagai pelindung utama kedaulatan NKRI di lautan serta berhasil dalam setiap operasi. Hormat Bangga kami untuk segenap prajurit Jalasena yang tak kenal lelah dan selalu hadir menjaga dan melindungi lautan NKRI. 🫡🇮🇩⚓️
JALESVEVA JAYAMAHE !
JUSTRU DILAUT KITA JAYA !
#HUTTNIAL
#DirgahayuTNIAngkatanLaut
#HUTTNIAngkatanLaut
#DirgahayuTNIAL
#HobbyMiliter
HobbyMiliter retweeted
Selamat malam rekan-rekan Media Partners dan Co-host.
Secara pribadi dan mewakili para narasumber saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi rekan-rekan Media Partners dan Co-Host yang telah mendukung terselenggaranya Diskusi Online "SATELIT PERTAHANAN UNTUK INDONESIA, ANTARA HARAPAN DAN REALITA"
Berkat dukungan rekan-rekan Media Partners dan Co-Host, serta partisipasi para Speakers, telah dicapai hasil sebagai berikut :
Total Join di 403
Live stable di 77-81
Peak di 87
Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Lembaga KERIS @LembagaKERIS , HobbyMiliter @HobbyMiliter , MightyWar @MightyWar3 , dan Operatorlistrik28 @Blackburger_28 yang sudah sangat membantu pelaksanaan diskusi online kali ini. Saya sangat menantikan adanya kesempatan berikutnya untuk kita bisa kembali berkolaborasi.🙏🫡
HobbyMiliter retweeted
Lembaga KERIS menghadiri kegiatan Seminar Nasional Hiu Kencana 2026
"Integrated maritime surveillance system for Indonesia: Penguatan Pengendalian Ruang Maritim Atas dan Bawah Air Dalam Mendukung Politik Pertahanan Negara Menghadapi Dinamika Geopolitik Global"
Kegiatan diselenggarakan di Auditorium Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, Cipulir, Jakarta.
HobbyMiliter retweeted
Today I decided to visit Surabaya North Quay and again buying the VIP ticket to be able to gain more wider angle.
Luckily one of my followers send me a message informing that KRI Teluk Parigi-539, an Indonesian Navy Landing Ship Tank/LST is inbound to Koarmada II/Indonesian Navy 2nd Fleet Command base after completing Humanitarian Aid and Disaster Relief (HADR) mission in East Nusa Tenggara Province.
I finally be able to get clearer photos of her. Yeayy.😍
Indonesian Navy
TNI Angkatan Laut
KRI Teluk Parigi-539 (Landing Ship Tank/LST, Frosch/Teluk Gilimanuk-class)
Straits of Madura
September 6th, 2026
📷by : Maslobo (Me)
📷: Samsung A04S 9MP Smartphone Camera With Apexel 18x25 Telephoto Lens
Taken from approx. 200m away
Please notify me if you want to repost/reshare.
#Surabaya
#ShipSpotting
#ShipSpotter
#ShipsInPics
#Shipping
#IndonesianNavy
#TNIAL
#TNIAngkatanLaut
#KRITelukParigi539
#FroschClass
#TelukGilimanukClass
#LandingShipTank
#LST
HobbyMiliter retweeted
The Indonesian Navy, or Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) is one of the most unique naval forces in the world in terms of their fleet of naval ships.
Last Saturday I get this moment when 3 ships of the Indonesian Navy berthed alongside.
Did you know?
KRI Nala-363 (first from the left) is a Corvette made in Netherlands, while both KRI I Gusti Ngurah Rai-332 and KRI Raden Eddy Martadinata-331 are assembled in Indonesia, some of their modules and most importantly their design is also from Netherlands.
So yeah, 3 ships, with almost 3 decades of age gap, came from the same country, berthing peacefully that one Saturday afternoon.😃
Left to right :
KRI Nala-363 (Fatahillah-class Corvette)
KRI I Gusti Ngurah Rai-332 (Martadinata-class Frigate)
KRI Raden Eddy Martadinata-331 (Martadinata-class Frigate)
Koarmada II/Indonesian Navy 2nd Fleet Command base
September 5th, 2026
📷by : Maslobo (Me)
📷: Samsung A04S 9MP Smartphone Camera With Apexel 18x25 Telephoto Lens
Taken from approx. 350m away
Please notify me if you want to repost/reshare.
#Surabaya
#ShipSpotting
#ShipSpotter
#ShipsInPics
#Shipping
#IndonesianNavy
#TNIAL
#TNIAngkatanLaut
#KRINala363
#KRIIGustiNgurahRai332
#KRIRadenEddyMartadinata331
#FatahillahClass
#MartadinataClass
#Corvette
#Frigate
#Netherlands
#Dutch
#MadeInNetherlands
Kapal Selam 😮
During all my spotting days I get a few nice shots and moments I capture on my smartphone camera, but I'm sure enough they're nothing compared to the moment when the Indonesian Navy submarine is showing up and sailing.😊🙏
Indonesian Navy
TNI Angkatan Laut
KRI Alugoro-405 (DSME 1400, Diesel-electric submarine, Nagapasa-class)
Madura Straits
May 13th, 2026
📷by : Maslobo (Me)
📷: Samsung A04S 12MP Smartphone Camera With Apexel 18x25 Telephoto Lens
Taken from approx. 300m away
Please notify me if you want to repost/reshare.
#Surabaya
#ShipSpotting
#ShipSpotter
#ShipsInPics
#Shipping
#IndonesianNavy
#TNIAngkatanLaut
#TNIAL
#KRIAlugoro405
#DSME1400
#NagapasaClass
#DieselElectricSubmarine
Gini kok ngaku Nubi......
Anyway, RAMAIKAAAAANNNN Guys !!! 🔥🔥🔥
UNDANGAN TERBUKA 😀 👋
Dalam sektor pertahanan, sistem Komunikasi, Komando dan Kendali Jarak Jauh yang baik, kuat, dan modern menjadi hal yang penting dan mutlak untuk diwujudkan dan dimiliki oleh sebuah negara. Salah satu perangkat yang penting dalam membangun dan mewujudkan sebuah sistem Komunikasi, Komando dan Kendali Jarak Jauh yang baik, kuat, dan modern adalah Satelit Pertahanan. Banyak negara telah membuat, memiliki dan menggunakan Satelit untuk tujuan pertahanan negara. Tahukah anda bahwa Indonesia juga telah mulai menggunakan Satelit untuk tujuan pertahanan negara dan tengah melakukan proses pengadaan Satelit Pertahanan?? 🤔
Ingin tahu lebih banyak soal Satelit Pertahanan untuk Indonesia??? 😃
Saya, Kristian Prasetyo Lobo mengundang anda dalam acara Diskusi Daring/Online bertajuk "Satelit Pertahanan Untuk Indonesia, Antara Harapan dan Realita" yang rencananya akan saya gelar pada :
Hari, Tanggal : Sabtu, 5 September 2026
Waktu : Pukul 20.00 s/d 22.00 WIB
Tempat : Online/Daring di akun Media Sosial X (Sebelumnya Twitter) @kristianlobo1 via Fitur X Space
Diskusi Daring/Online ini akan menghadirkan 2 orang narasumber yakni :
Bpk. Alman Helvas Ali (Konsultan Industri Pertahanan)
Sdr. Muhammad Faiz Rahman (Pemerhati Issue Pertahanan Independen)
Diskusi online ini juga didukung oleh beberapa Influencer sektor Pertahanan & Media Partner, diantaranya :
1. Lembaga Kajian Pertahanan Strategis (Lembaga KERIS)
2. HobbyMiliter
3. MightyWar
4. Operatorlistrik28
Jadi tunggu apalagi? luangkan jadwal anda dan mari kita berinteraksi kembali dalam diskusi online kali ini! 😊
Save the date and see you there! 👋😊
HobbyMiliter retweeted
HobbyMiliter menghadiri Seminar Nasional bertajuk Pengembangan Teknologi Sistem Tanpa Awak Untuk Mendukung Kapabilitas Pertahanan Nasional Di Era Operasi Multi-Domain yang di gelar pada hari ke-2 dari ajang pameran The 4th Indonesia Drone Expo 2026 pada hari Rabu, 12 Agustus 2026.
Dalam kegiatan Seminar Nasional tersebut, HobbyMiliter menjadi salah satu Media Partner, sekaligus juga hadir sebagai peserta/partisipan acara. Dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Pertahanan Strategis (Lembaga KERIS) itu, dihadirkan beberapa Pembicara, diantaranya yakni Laksamana Muda TNI Dr. Arif Harnanto, S.T., M.ENG. yang membacakan Keynote Speech, Kolonel Pnb Kamto Adi Saputra, S.T., M.M.S. selaku Pembicara yang membawakan materi Pemanfaatan Sistem Tanpa Awak Dalam Mendukung Operasi Multi-Domain Pada Matra Udara, Kolonel CPN Yusuf Adi Puruhita selaku Pembicara yang membawakan materi Pemanfaatan Sistem Tanpa Awak Dalam Memperkuat Operasi Multi-Domain Pada Matra Darat, serta Mayor Laut (E) Dhaesa Pramana, S.T., M.S.M. selaku Pembicara yang membawakan materi Pemanfaatan Sistem Tanpa Awak Berbasis Kapal Untuk Mendukung Operasi Multi-Domain Di Sektor Maritim.
Dalam Seminar Nasional yang digelar mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 12.30 WIB tersebut, ketiga Pembicara dari tiga matra TNI itu menjelaskan kondisi terkini, upaya-upaya pengoperasian dan pemanfaatan sistem tanpa awak di matra Darat, Laut, dan Udara, serta roadmap lanjutan upaya penguasaan kapabilitas dan teknologi sistem tanpa awak guna mencapai kemandirian teknologi dan kemampuan operasional sistem tanpa awak di tiap-tiap matra TNI. Banyak informasi menarik yang kami peroleh dari kegiatan Seminar Nasional ini, khususnya terkait kondisi saat ini dan rencana masa depan pengoperasian sistem tanpa awak di tiga matra TNI, baik itu Angkatan Darat, Laut, maupun Udara.
HobbyMiliter mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang telah diberikan oleh Lembaga KERIS dan Asosiasi Sistem & Teknologi Tanpa Awak/ASTTA kepada kami sehingga kami bisa menjadi salah satu Media Partner dan juga turut hadir memeriahkan acara ini. Beberapa informasi menarik yang kami peroleh dari acara ini juga akan kami muat dalam beberapa unggahan kami berikutnya.
Terima kasih dan sampai jumpa pada kesempatan berikutnya.🫡👋🇮🇩
#IndonesiaDroneExpo2026
#IDE2026
#LembagaKERIS
#HobbyMiliter
#MightyWar
HobbyMiliter retweeted
AKM KI-50 merupakan one-way attack atau kamikaze drone taktis buatan dalam negeri yang dikembangkan oleh PT AKM Teknologi Nusantara dan tampil di Indonesia Drone Expo 2026 kali ini. KI-50 merupakan one-way attack drone yang senyap, dikarenakan menggunakan propulsi elektronik. Dan Drone KI-50 ini sendiri sudah digunakan dalam latihan tempur TNI Angkatan Laut sejak awal 2026 ini dan telah memasuki tahap produksi.
Dimana KI-50 dirancang untuk serangan presisi jarak dekat terhadap target darat maupun permukaan (kapal kecil, posisi musuh, dll.). Dengan spesifikasi :
• Panjang : 1,2 meter
• Sayap : 1,5 meter
• MTOW : 12 kg
• Propulsi : Elektronik
• Cruise Speed : ~90 km/h
• Attack Speed : >130 km/h
• Endurance : ~40 menit
• Jangkauan Operasional : ~20 km
• Ketinggian Operasi : ~150 meter
• Peluncuran : Catapult portabel
Mengusung hulu ledak High Explosive (HE) atau Shaped Charge seberat 3 kg ang efektif memunculkan dampak hancur pada kendaraan lapis baja ringan, kubah pertahanan, pos komando, dan sistem radar. Kehadiran KI-50 tidak hanya memperkuat sistem pertahanan nasional, tetapi juga menjadi simbol nyata kemajuan industri pertahanan Indonesia. Dengan kemampuan pengembangan teknologi mandiri, Indonesia dinilai semakin siap menghadapi dinamika konflik modern yang menuntut kecepatan, presisi, dan efisiensi dalam setiap operasi militer.
AKM Mastereye 300 UAV di Indonesia Drone Expo 2026 yang berlangsung pada 11-13 Agustus 2026. Mastereye 300 ini merupakan drone fixed-wing VTOL (Vertical Take-Off and Landing) yang dirancang untuk misi ISR (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance) dan dikembangkan oleh PT AKM Teknologi Nusantara.
Spesifikasi yang sudah dipublikasikan saat ini adalah :
Wingspan : 3,6 meter
Tenaga : Elektrik
Endurance : ~3,5 Jam
Cruise Speed : 70-90 Km/Jam
Communication Radius : 20 Km (expandable)
Opsi Camera & Sensor
• EO Camera 30x optical zoom
• HD IR Camera
• Laser Rangefinder
Mastereye 300 ini bisa digunakan dalam berbagai operasional seperti untuk patroli perbatasan darat/maritim, pengintaian taktikal (ISR - Intelligence, Surveillance, Reconnaissance), serta pengawasan kawasan objek vital nasional. Atau bahkan dalam misi deteksi dini titik api (karhutla), sampai analisis pemetaan area terdampak bencana.
HobbyMiliter retweeted
Paparan Kolonel Pnb. Kamto Adi Saputra dalam Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Sistem Tanpa Awak Untuk Mendukung Kapabilitas Pertahanan Nasional di Era Operasi Multi-Domain.
Hall A2, JIExpo Kemayoran, Jakarta, 12 Agustus 2026.
Bismillah, hari ini waktunya sharing.
Saya mendapat kesempatan menjadi salah satu pembicara dalam Indonesia Drone Expo 2026.
Terima kasih @LembagaKERIS yang sudah memberikan kehormatan ini.
Kita akan membahas satu pertanyaan besar:
Bagaimana sistem tanpa awak dapat benar-benar memberikan keunggulan dalam operasi multi-domain?
Bukan hanya soal seberapa canggih UAV-nya.
Tetapi bagaimana platform, sensor, data, manusia, doktrin dan konsep operasi dapat menjadi satu kesatuan kemampuan.
Menurut teman-teman, apa kemampuan UAV yang paling dibutuhkan Indonesia dalam 5–10 tahun ke depan?
Saya ingin dengar perspektif kalian.
🚨🚨 BREAKING 🚨🚨
HobbyMiliter resmi mengkonfirmasi kehadirannya dalam kegiatan forum strategis pertahanan "Advancing Indonesia’s Defense Capabilities Through Unmanned Systems" yang dipersembahkan oleh Lembaga KERIS dan akan digelar pada Hari Ke-2 Indonesia Drone Expo 2026. ⬇️
Hari Ke-2 Indonesia Drone Expo 2026, Lembaga KERIS mempersembahkan forum strategis pertahanan
Advancing Indonesia’s Defense Capabilities Through Unmanned Systems
Melalui Seminar Nasional & Diskusi Panel, Day 2 IDE 2026 membahas arah pembangunan kapabilitas pertahanan Indonesia melalui pengembangan dan pemanfaatan sistem teknologi tanpa awak sebagai bagian dari kesiapan menghadapi operasi multi-domain dan dinamika peperangan modern.
🎙️ SEMINAR NASIONAL
“Membangun Kapabilitas Pertahanan Indonesia melalui Sistem Tanpa Awak dalam Era Operasi Multi-Domain”
Keynote Speaker:
Laksamana Muda TNI Dr. Arif Harnanto, S.T., M.Eng.
Kepala Badan Teknologi Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI
Topik: Pengembangan Teknologi Sistem Tanpa Awak untuk Mendukung Kapabilitas Pertahanan Nasional di Era Operasi Multi-Domain
Narasumber:
1. Kolonel PNB Kamto Adi Saputra, S.T., M.M.S.
Topik: Pemanfaatan Sistem Tanpa Awak dalam Mendukung Operasi Multi-Domain pada Matra Udara
2. Kolonel Cpn Yusuf Adi Puruhita — Pamen Ahli Bidang Ilmu dan Pengetahuan Penerbangan Puspenerbad
Topik: Pemanfaatan Sistem Tanpa Awak dalam Memperkuat Operasi Multi-Domain pada Matra Darat
3. Mayor Laut (E) Dhaesa Pramana, S.T., M.S.M. — Wakil Komandan Skuadron Udara 700 Wing Udara 2 Puspenerbal
Topik: Pemanfaatan Sistem Tanpa Awak Berbasis Kapal untuk Mendukung Operasi Multi-Domain di Sektor Maritim
DISKUSI PANEL
“Membangun Daya Saing Industri Drone Indonesia melalui Inovasi dan Kolaborasi Global di Era Artificial Intelligence dan Operasi Multi-Domain”
Panelis:
1. Ari Angga Rochim S.T. - Product Engineering Autonomous System PT Len Industri (Persero)
2. Ronald Bessie - Turkish Aerospace Indonesia
3. Kolonel Laut (P) Bagus Jatmiko, Ph.D. - Kepala Pusat Olah Yudha, Seskoal
4. Dr-Ing. Ir. Mochammad Agoes Moelyadi, S.T., M.Sc. - Lektor Kepala, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, ITB
📅 Rabu, 12 Agustus 2026
📍 Hall A2, JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
🎟️ FREE ENTRY
💻 Registration: Droneexpo.id
SIAP-SIAPPPP
BESOK adalah Hari Ke-1 atau Day 1 dari gelaran The 4th Indonesia Drone Expo 2026
Simak rundown Hari pertama di postingan ini yaaa 😃
Dan jangan lupa datang yaa tentunyaaa 😃👋
🚁 DAY 1 | Exploring Global Trends, Building National Capabilities
The journey of The 4th Indonesia Drone Expo (IDE) 2026 begins! 🇮🇩
Hari pertama menjadi ruang untuk melihat bagaimana perkembangan teknologi dan inovasi global membentuk masa depan industri drone Indonesia, mulai dari pengembangan industri, penguatan ekosistem, hingga upaya membangun kapabilitas teknologi nasional yang mandiri dan kompetitif.
🎙️ Saksikan rangkaian sesi:
🔹 Keynote Speech & Opening Remarks
Strategi Pengembangan Industri Drone Nasional untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi dan Kemandirian Teknologi
🔹 Keynote Speech & Opening Remarks
Membangun Ekosistem Drone Nasional yang Mandiri dan Kompetitif
🔹 International Seminar
Strengthening Indonesia’s Drone Ecosystem: Navigating Regional Innovation in a Changing Global Landscape
📅 Selasa, 11 Agustus 2026
📍 Drone Stage, Hall A2 – JIEXPO Kemayoran, Jakarta
🎟️ FREE ENTRY!
🔗 Register now: droneexpo.id
Jangan lewatkan momentum untuk menjelajahi tren global, terhubung dengan para pemimpin industri, dan menemukan bagaimana Indonesia dapat turut membentuk masa depan teknologi drone.
🚀 See you at IDE 2026!
#IndonesiaDroneExpo2026 #IDE2026 #DroneExpo #DroneTechnology #DroneIndustry #UAV #Innovation #DroneEcosystem #NationalCapabilities #Indonesia #LembagaKERIS
HobbyMiliter retweeted
Wahai para followersku dan para penikmat ingfoh A1😁
Datang dan ramaikan ajang The 4th Indonesia Drone Expo 2026 yang akan digelar di Hall A2, Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta pada 11 s/d 13 Agustus 2026.
FYI, event ini akan menjadi event pameran teknologi drone dan UAV terbesar di Indonesia.
Lembaga KERIS juga akan mengadakan acara Forum Strategis "Advancing Indonesia's Defense Capabilities Through Unmanned Systems" sebagai salah satu rangkaian kegiatan The 4th Indonesia Drone Expo 2026 yang akan menghadirkan beberapa narasumber juga loh.. 😃
Jadi, datang yaa 😊
HobbyMiliter dengan bangga mengumumkan keikutsertaan nya sebagai salah satu jajaran Media Partner yang akan mendukung forum strategis "Advancing Indonesia's Defense Capabilities Through Unmanned Systems" dalam rangkaian The 4th Indonesia Drone Expo (IDE) 2026.⬇️
Mari menjadi bagian dari momentum yang mendorong lahirnya kolaborasi, inovasi, dan masa depan ekosistem sistem tanpa awak di Indonesia Indonesia.
📅 11–13 Agustus 2026
📍 Hall A2, Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta⬇️
🎟️ FREE ENTRY
🔗 Registrasi:
form.cngme.com/bookspace/dro…
#IndonesiaDroneExpo2026 #IDE2026 #LembagaKERIS #HobbyMiliter


































