
3 x 10^8 m/s #StudyTwt #GymTwt #BersyukurTwt #NgeluhTwt #WotaTwt #BismillahTwt
Tokyo-to, Japan
Joined April 2021
- Tweets4.3K
- Following627
- Followers647
- Likes5.8K
Pinned Tweet
ngl.link/gammadeccay Fomo liat orang bikin NGL
III. Dasar Teori retweeted
Ave neohistorian!
Darah prajurit dikenang lewat upacara. Darah perempuan disembunyikan di balik bungkus plastik, lalu dipajaki.
Lewat PMK 157/2023, yang diperbarui PMK 45/2025, negara membebaskan PPN atas impor dan penyerahan senjata, amunisi, helm dan rompi antipeluru, kendaraan darat khusus, radar, hingga sistem pengamanan persenjataan prajurit TNI. Pembalut? Tetap kena PPN dengan tarif efektif 11 persen.
Logika negara bisa dipahami. Pembeli senjata itu adalah negara sendiri. Jika PPN-nya dipungut, uangnya keluar dari APBN lalu masuk lagi ke APBN. Pembalut lain cerita. PPN adalah pajak konsumsi yang ditanggung pembeli terakhir: perempuan, setiap bulan, selama puluhan tahun.
Persoalannya ada pada kata "strategis". Siapa yang menentukan kebutuhan mana yang layak dibebaskan? Ahli hukum pajak Bridget Crawford dan Carla Spivack (2017) menilai pajak pembalut lama luput dari perhatian karena rasa risih terhadap tubuh perempuan. Darah yang datang tanpa diminta harus disembunyikan, sementara darah yang tumpah di medan perang dimuliakan.
Di Indonesia, UU PPN lahir pada 1983, di bawah Orde Baru, rezim yang menurut Julia Suryakusuma menjalankan "ibuisme negara": perempuan ditempatkan terutama sebagai istri dan ibu. Dibaca dengan lensa itu, tak mengherankan bila kebutuhan tubuh perempuan tidak masuk hitungan kebutuhan negara.
Tentu ada keberatan. Pengamat pajak mengingatkan bahwa setiap pengecualian membuat aturan makin rumit dan menggerus penerimaan. Namun kajian Christopher Cotropia dan Kyle Rozema (2018) di New Jersey menemukan potongan pajak pembalut sepenuhnya dinikmati pembeli, dan yang berpenghasilan rendah paling diuntungkan. Kenya, Kanada, dan Australia sudah menghapus pajak serupa. Bahkan seorang pegawai Ditjen Pajak, dalam opini pribadinya di DDTCNews (Juni 2026), mengusulkan PPN produk menstruasi ditanggung pemerintah.
Jika rompi antipeluru dianggap kebutuhan strategis, mengapa pembalut, yang membuat jutaan perempuan bisa tetap bersekolah dan bekerja, tidak?
Rujukan:
B. J. Crawford dan C. Spivack, 'Tampon Taxes, Discrimination, and Human Rights', Wisconsin Law Review, 2017/3 (2017).
C. A. Cotropia dan K. Rozema, 'Who Benefits from Repealing Tampon Taxes? Empirical Evidence from New Jersey', Journal of Empirical Legal Studies, 15/3 (2018).
J. Suryakusuma, Ibuisme Negara: Konstruksi Sosial Keperempuanan Orde Baru (Depok: Komunitas Bambu, 2011).
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 157 Tahun 2023 (Berita Negara RI Tahun 2023 Nomor 1062).
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 45 Tahun 2025 (Berita Negara RI Tahun 2025 Nomor 540).
D. Yandiawan, 'Menimbang PPN Nol Persen untuk Produk Menstruasi', DDTCNews, 1 Juni 2026.
#neohistoria #sejarahperempuan #pajakpembalut #feminisme #sejarahindonesia
III. Dasar Teori retweeted
Sadar Dipalak,
Sadar Dibakar,
Sadar Dimiskinkan.
#INDONESIASADAR
III. Dasar Teori retweeted
Catatan Gus Fakhier (pesantren Lirboyo).
Selengkapnya: instagram.com/p/DfDLxhekjmU/…
III. Dasar Teori retweeted
"politik ga ngaruh ke hidup gw"
bapak lu banyak dikitnya dapet duit karna politik goblok
III. Dasar Teori retweeted
Congratulations to my good friend and comrade, President Luiz Inácio Lula da Silva (@LulaOficial), on his historic fourth victory as President of the federative Republic of Brazil.
The election results have fully reaffirmed the recognition, by his fellow citizens, of his remarkable leadership qualities.
I hope he is blessed with strength and health to guide the future progress of the Brazilian people.
Indonesia and Brazil have much to build together. In the face of the great challenges of our time, let us strengthen our strategic partnership and bring to life the friendship between our two nations.
—-
Parabéns ao meu bom amigo e camarada, o Presidente Luiz Inácio Lula da Silva, por sua histórica quarta vitória como presidente da República Federativa do Brasil.
Os resultados eleitorais reafirmaram, de forma plena, o reconhecimento, por parte de seus concidadãos, de suas notáveis qualidades de liderança.
Espero que seja abençoado com força e saúde para conduzir o futuro progresso do povo Brasileiro.
A Indonésia e o Brasil têm muito a construir em conjunto. Diante dos grandes desafios de nosso tempo, fortaleçamos nossa parceria estratégica e demos vida à amizade entre nossos dois países.





























