Gaeleya retweeted
Gue bakalan play video ini kalo gue lagi stress๐ญ
๐ป: Memang lu lulusan jepang?
๐ผ: Nihongo hanashimasu / Saya bisa bahasa Jepang
๐ป : Monbukagakusho (Kementrian pendidikan jepang)
๐ผ : Monbukagakusho janai yo / Bukan Monbukagakusho
๐ป : Monbukagakusho
๐ผ : Uso hapyaku, Kimi wa Uso hapyaku / Omong kosong, Kamu pembohong banget
๐ป : Beasiswa Monbukagakusho ๐ก
๐ผ: Nihongo wakaranai yo / kamu Gak paham bahasa Jepang
Nisemono, nisemono desu / Palsu, itu palsu
๐ฆ : Sallallahu 'ala Muhammad
Gaeleya retweeted
Yang buat videonya udah ngebolehin video ini didownload dan disebarkan seluas-luasnya.
Jadi silahkan.... bebas!
Gaeleya retweeted
"Indonesia sadar dimulai dari sadarkan JAWA TIMUR"
BENERRR!!!! SOALNYA JATIM GRASSROOT MENTOK!!!!
Masyarakat Jawa Timur itu bisa dibilang gambaran paling murni dari kelompok grassroot di Indonesiaโ
Orang grassroot di Jatim gak mempan disuapi narasi indah, wacana akademis yang ketinggian, atau tren medsos anak Jakarta. Mereka cuma peduli hal-hal konkret: perut kenyang, kerjaan ada, dan urusan gak ribet.
Gaeleya retweeted
ORANG BRAZIL SPILL CARA MENGHADAPI BUZZER
โJANGAN BERI RUANG SEDIKIT PUN UNTUK MEREKAโ
Jangan ditonton. Jangan diklik. Jangan diladeni. Jangan diperdebatkan. Bahkan jangan dikomentari.
Kendalikan algoritma. Jangan biarkan mereka mengendalikan perhatian kita.
๏ฟผ๏ฟผ๏ฟผ๏ฟผ๏ฟผ๏ฟผ๏ฟผ
Gaeleya retweeted
ini ada Ustadz Hilmi di kajian seminggu yang lalu sepertinya, semoga Allah senantiasa lindungi beliau.
Gaeleya retweeted
Saya mau cerita sedikit tentang anak saya, mahasiswa TRISAKTI yang kemarin ikut demonstrasi. โค๏ธ
Lagi ramai tuduhan mahasiswa yang turun ke jalan itu bayaran 100 ribu. Nah, saya jadi ingin ikut cerita. ๐
Anak saya 19 tahun. Latar belakang pendidikannya dari sekolah internasional, dan sekarang menjadi mahasiswa Universitas Trisakti.
Alhamdulillah, selama ini kami mampu memberikan pendidikan yang baik, kehidupan yang nyaman, dan memenuhi segala kebutuhannya.
Ketika dia bilang ingin ikut demonstrasi, saya tidak melarang. Justru saya SUPPORT PENUH!
Lucunya, bukannya pulang membawa uang, dia malah chat minta emaknya isi e-wallet karena takut ATM-nya dibekukan. YA SAYA TRANSFER DONG! ๐คฃ
Tidak lama kemudian dia mengirim pesan:
โDoain Ma, aku takut asline.โ ๐ฅน
Bahkan sempat bertanya, โNek ditangkep?โ
Saya jawab, โTak bebasin!โ ๐คฃ
Sebagai ibu, tentu saya khawatir. Tapi di balik rasa khawatir itu, saya justru merasa bangga.
Bangga karena anak saya tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar peduli terhadap apa yang terjadi di negaranya.
Saya bisa memberikan pendidikan terbaik yang saya mampu, kehidupan yang nyaman, dan segala fasilitas yang dibutuhkannya. Tetapi saya tidak ingin semua kenyamanan itu membuatnya tumbuh menjadi manusia yang tidak peduli terhadap keadaan orang lain.
Jadi ketika ada yang begitu mudah menuduh mahasiswa yang turun ke jalan sebagai mahasiswa bayaran, saya cuma bisa tersenyum.
KALAU SOAL SIAPA YANG BAYAR ANAK SAYA, JAWABANNYA SAYA, EMAKNYA SENDIRI! ๐ญ๐คฃ
Saya yang membiayai pendidikannya. Saya yang memberikan uang sakunya. Saya yang mengisi e-wallet-nya. Dan saya pula yang deg-degan menunggu dia pulang.
Tapi satu hal yang tidak pernah saya beli adalah HATI NURANINYA.
Anak saya tidak perlu turun ke jalan demi uang 100 ribu. Dia ikut karena punya kepedulian dan ingin menyuarakan aspirasi yang diyakininya.
Tidak semua anak yang hidup berkecukupan tumbuh menjadi pribadi yang apatis. Dan tidak semua mahasiswa yang turun ke jalan pantas dituduh bayaran.
Bagi saya, keberhasilan mendidik anak bukan hanya ketika kita mampu memberikan kehidupan yang nyaman, tetapi ketika di tengah segala kenyamanan itu, anak tetap memiliki empati terhadap kehidupan orang lain.
Dari seorang ibu yang bangga, sekaligus deg-degan menunggu anaknya pulang dengan selamat. โค๏ธ
UANG SAKUNYA DARI EMAKNYA, TAPI IDEALISME DAN HATI NURANINYA MILIK DIA SENDIRI! ๐ฎ๐ฉโค๏ธ
#trisakti
Gaeleya retweeted
Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee bersama tujuh pejabat senior pemerintah menyampaikan permintaan maaf dengan membungkukkan badan pada Kamis (30/10/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan independen, menemukan bahwa kegagalan pengawasan pemerintah selama puluhan tahun turut menyebabkan kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, November 2025, yang menewaskan 168 orang.
Laporan penyelidikan menyebutkan, kontraktor swasta menjadi pihak yang bertanggung jawab atas isiden tersebut. Namun, laporan itu juga menemukan adanya kelalaian serius di empat lembaga pemerintah.
Material renovasi yang tidak memenuhi standar keselamatan, termasuk jaring perancah yang tidak tahan api dan papan busa, disebut turut mempercepat penyebaran api di kompleks perumahan kawasan Tai Po tersebut.
Menteri Perumahan Winnie Ho mengundurkan diri setelah dinilai bertanggung jawab secara politik atas lemahnya pengawasan.
Pemerintah Hong Kong kini berjanji memperketat aturan keselamatan dan pengawasan proyek renovasi gedung.
Gaeleya retweeted
ada stand minuman, jeruk lokal maguwoharjo yang out dari RANS Carnival!
meskipun udah beli bahan baku banyak, tapi mereka tetep percaya kalo rejeki bisa ketemu di tempat lain.
warga jogja yang sekiranya bisa meramaikan, ayo beli minuman jeruknya di indomaret pasekan, maguwoharjo!
Gaeleya retweeted
nih ya kindly reminder, terutama buat yang muslim. kalo masih gak sadar ya allahualam dah ye ๐๐ค
cr : hmaasah & dawaaam (ig)
Replying to @convomfs
Habis gelap Terbitlah yang
lebih gelap lagi
Kaget banget konten Bia ini fyp di tempat gw trs pas buka komen isinya buzzer semua. Benerยฒ 95% buzzer isinya. Kuat kuat ya Bia @zaskiadyamecca langsung report aja dan ga perlu digubris. Kalo ada tim atau admin, langsung report aja.
yang paling berat anak-anak hebat kehilangan orang tua tercinta. tetap kuat ya nak ๐ฅ
Gaeleya retweeted
OMG! ini Ezra murid saya waktu di playgroup Kids Center Pelnus Bdg ๐ฅน Time flies.. proud of you, Nak. Panjang umur perjuangan!







































