ノ As the page turns, I, Celyne Ghea Abigayle, bid farewell to the pain I once carried. No matter how little or how much room remains in my heart, I trust that love will find its way to me in all its sweetest forms. Farewell, honeybee. ⊹ ࣪ ˖ ໒꒱
BIRU.xn--6ii
Hai sebelumnya penulis minta maaf baru bisa www. Terima kasih untuk para pengurus MDP yang cantik dan ganteng; @AmourSeroja @AmourMerona @AmourMarjorie udah menerima Ghea di sini! Minta maaf penulisnya juga banyak lalai belakangan huhu otsukare semuaaa
Ghe retweeted
"When ya..." bukan sekadar dua kata yang terdengar sederhana. Ia adalah bisikan yang lahir dari hati yang terlalu lama menjadi penonton. Sebuah kalimat pendek yang selalu muncul setiap kali melihat dua insan saling menggenggam tangan, saling menguatkan, atau sekadar saling ...
Otsukare Kak Rona. Udah dimaafin ya sekarang s
Replying to @AmourMerona
OKE UDAH, udah larut banget huhu maaf. Sekian dari saya ya. Sampai bertemu lagi!
Ghe retweeted
`Clears throat. Hello. The name is Merona Pagi, kita mulai lagi dari awal ya? Perhatikan sebentar.
Otsukare Jorie cantik
You’re unable to view this Post because this account owner limits who can view their Posts. Learn more
Pengen post dia tapi takut orangnya marah
You’re unable to view this Post because this account owner limits who can view their Posts. Learn more
Ngerti banget emang gak ada yang gratis di dunia ini
Replying to @MaisonDuPotrait
ㅤ
“Make sure you grab yours before you leave,” Rona reminded them.
Sienna smiled. “And remember... there will be a 𝗽𝗿𝗶𝗰𝗲 𝘁𝗼 𝗽𝗮𝘆.”
ㅤ
"Kalau bisa di-extend aja kaaa. Cuma studio ini alasan aku bisa ketemu lagi sama mantan." 😭
Replying to @MaisonDuPotrait
ㅤ
“So,” Rona continued, looking around the room, “how did your week go? Any thoughts you'd like to share with us?”
Sienna leaned toward her microphone, a mischievous glint in her eyes.
“Or perhaps you'd like to extend your stay here?”
[QRT with your answer]
ㅤ
Yuk yuk aku udah siap diadopsi
Replying to @FrameWDarren
Setelah apa yang kita lewati bersama, aku mau hidup selamanya bersama gege dan selalu berada di sisi gege, termasuk membahagiakan gege. Jadi.. maukah gege menikah denganku?
"When ya..." bukan sekadar dua kata yang terdengar sederhana. Ia adalah bisikan yang lahir dari hati yang terlalu lama menjadi penonton. Sebuah kalimat pendek yang selalu muncul setiap kali melihat dua insan saling menggenggam tangan, saling menguatkan, atau sekadar saling ...
Replying to @FrameValentin
“Then... will you spare just a little bit of that time to read this?” she murmured, extending her hand toward him.
“I promise it won’t take long. Take all the time you need. I can wait, no matter how long it is. And whatever your answer is... I’ll accept it.”
"When ya..."
Kapan giliranku merasakan semua itu Kapan semesta mempertemukanku dengan seseorang yang membuat kata pulang tak lagi berarti sebuah tempat, melainkan seorang manusia? Kapan aku berhenti menjadi penonton di kisah cinta orang lain,


















