Bezadigd retweeted
Keren dan mencerdaskan.
Dari pembantaian 1965 hingga Pilpres 2024, Indonesia kepentingan rakyat masih mengalami tarik menarik sama oligarki dan politik identitas.
Gerakan kiri yang dihabisi pasca-65 masih belum pulih, sedangkan politik identitas berkedok agama dan nasionalisme sempit terus dimanfaatkan elit buat mengalihkan perhatian dari permasalahan struktural.
Jokowi yang awalnya kelihatan merakyat, akhirnya ikutan jadi oligarki dan mengulang sejarah dengan menjadikan polisi sebagai alat kekuasaan, dan beraliansi dengan Prabowo.
Kemenangan Prabowo di 2024 membuktikan segampang itu Orba berkuasa lagi, dengan bantuan media dan lupa ingatan kolektif yang diciptakan algoritma.
Di tengah kondisi gerakan kiri yang masih tertatih membangun basis massa, keresahan rakyat terus bergolak tanpa organisasi politik yang kuat. Aksi massa hanya jadi reaksi sesaat yang gampang ditunggangi puritanisme agama, nasionalisme sempit, atau dikendalikan kartel oligarki.
Mampukah Indonesia keluar dari siklus ini?
Ataukah kita bakal terus terjebak dalam pusaran sejarah yang sama?
#Sejarah
#Indonesia
#Sosialisme
#GerakanKiri
#Oligarki
Bezadigd retweeted
Perayaan seabad Pram yg begitu antiklimaks tahun lalu, akhirnya mendorongku bikin fan project separo niat. Jelas banyak kurangnya krn awalnya untuk studi pribadi, trus rasanya sayang kalo kena gatekeep. Ini salah satu yg kugarap: kumpulan "lengkap" karya Pram ttg Perempuan.
Bezadigd retweeted
🚨 Ruud van Nistelrooy on the difference between Amorim and Carrick:
🗣️ Van Nistelrooy: “Amorim and Carrick were given two completely different jobs. And only one of them is being asked to do something difficult.
Amorim was brought in to implement a style of play. To reset habits. To build structure. To change the identity of the team. That takes time. It also costs points in the short term. And United fans hate that. They want results now and a process later. They always have.
Carrick, on the other hand, is here for six months with one clear objective: get United into the Champions League. Nothing more. Nothing less. No identity. No project. Just points.
Short-term coaching is about maximising what you have. Long-term coaching is about building something that lasts. That’s why Carrick can collect more points with the same players Amorim was trying to rebuild. Because he doesn’t care how it looks. He just cares that it works.
Amorim refused to take the easy route. Sitting deep. Playing safe. Chasing quick fixes. He stuck to the process even when it hurt him. And they sacked him for it. Or they let him leave. Same thing.
Some fans look at the table. Others look at the direction. United fans only look at the table. They always have. And then they wonder why nothing ever changes.
That’s the difference.
One manager was asked to change how the club thinks. The other was asked to get results before the end of the season. And right now, only one of those jobs is being judged by the points on the board. The other one is already forgotten.
People will say Carrick is getting more out of the same squad. Fine. But what is he actually getting? A few more points? A temporary climb up the table? And then what? The same players, the same habits, the same problems waiting for the next manager.
Amorim was trying to fix that. He was trying to make them uncomfortable. To make them press. To make them play out from the back. To make them understand that winning the ball high up the pitch matters more than sitting deep and hoping for a counter.
United fans called it naive. They called it stubborn. They said he was too wedded to his ideas. And when the results didn’t come fast enough, they turned on him.
Now they have a manager who will do whatever it takes to pick up points. And they’re happier. For now.
But the table doesn’t lie about the long term either. If you keep choosing the short-term fix, you keep ending up in the same place. Near the bottom. Looking for the next man to save you.
Carrick might get them into the Champions League. He might not. Either way, the problems Amorim was trying to solve will still be there when he leaves.
And United will be looking for another manager who can fix them. Again.
That’s the cycle. And until the club decides it wants more than short-term points, it will keep repeating.”
Bezadigd retweeted
Gak kuwaad.. capeekk ketawa ampek nanges😭😭😭🤣🤣...
Suryainsomnia kalo abis syuting arisan apa gak insomnia beneran kalo gini ceritanya😭😭😭😭..
Bezadigd retweeted
Buset, gelarnya bukan kaleng-kaleng semua Bapak/Ibu Guru di sini
Gimana ya rasanya diajar sama Guru yang punya gelar Ph.D., M.TESOL. 😭
Bezadigd retweeted
Artikel terbaru dari Zen RS:
"Pertarungan Antarproyek Reorganisasi Kekuasaan: Catatan untuk Robison dan Hadiz (Bagian 1)"
indoprogress.com/2026/10/per…
Bezadigd retweeted
Body language of #mufc players suggest they don’t believe in Michael Carrick and his vision for the team. They may “like” him but definitely are not giving their all for him. It’s very telling.
Bezadigd retweeted
Lo ikut kampanye dia, itu endorsement. Kan lo dulu yg bilang mau berjuang dari dalam. Kok bilang dituduh, lo dengan sadar dan bangga kok waktu itu @kikysaputrii
Kiky Saputri NANGIS saat cerita awal mula dituduh jadi BUZZER pemerintah 😌
Kiky sadar banyak yg kecewa karna dia jadi pemilih 02. TAPI, dia pun gak pernah tau pilihannya bakal sebaik atau seburuk apa.
Kiky lalu klarifikasi maksud statementnya yg berjuang dari dalam itu karna saat itu dia jadi co host di podcast Kaesang 🤔
Bezadigd retweeted
Kiky Saputri NANGIS saat cerita awal mula dituduh jadi BUZZER pemerintah 😌
Kiky sadar banyak yg kecewa karna dia jadi pemilih 02. TAPI, dia pun gak pernah tau pilihannya bakal sebaik atau seburuk apa.
Kiky lalu klarifikasi maksud statementnya yg berjuang dari dalam itu karna saat itu dia jadi co host di podcast Kaesang 🤔
Kiky Saputri tanggapi netizen yg masih mention namanya saat mengkritik rezim saat ini.
Kiky ngerasa namanya selalu viral dimention, padahal dia sekarang sibuk jadi ibu-ibu menyusui.
Tapi, Kiky berharap jadi ladang pahala kalau ada netizen yg menghujat & fitnah dirinya.
Bahkan saat ada komen soal anaknya dapat ASI dari hasil menjilat pun, Kiky mendoakan netizen itu bahagia.
Bezadigd retweeted
“Kita nggak kekurangan riset. Risetnya yang nggak pernah diimplementasikan.”
For me, this summarized it all. #intinyadeh
Bezadigd retweeted
Saya bukan fans UAS, tapi sikap Beliau ttg kebakaran hutan adalah pembelajaran bagi saya.
Sebagai peneliti, kami bertugas memberikan fakta. Namun ada konteks untuk setiap fakta, dan fakta bisa dipelintir. Ini kenapa peneliti harus punya sikap dan mengerti politik di keilmuannya.
Bezadigd retweeted
Ya persis kaya yg disampaikan UAS. Beliau sebagai penceramah, kalau mau pake stand-nya BM, fokus memimpin sholat turun hujan aja. Tapi ada morale obligation kan? Kita tuh preaching to the right choir g sih? Ngajarin masyarakat, tapi government-back corporates ttp bakar hutan.
Bezadigd retweeted
Ya Allah, semoga ketika Engkau berikan rizqi menjadi seorang peneliti, jadikanlah ilmuku berkah, dan napak tanah terhadap kondisi orang-orang di daerah. Aamiin.
Analisa yang menarik dari Bagus Muljadi mengenai fenomena kebakaran hutan saat ini.
>Menurutnya, karhutla bukan lagi bencana nasional, melainkan internasional.
>Di Indonesia, bukan paham kanan atau kiri yang menjadi perdebatan, melainkan daerah dan pusat.
>Budaya mengenai pemahaman gambut masih minim di daerah
>budaya riset di daerah masih lemah, akibatnya untuk menghadapi bencana spt ini menjadi tumpang tindih antara pusat dan daerah
>untuk memadamkan gambut di Indonesia, 1 hektar perlu 200rb liter air, helikopter untuk terbang perlu 10 rb usd untuk 1 jam, itupun masih hit n miss, belum tentu bisa memadamkan gambut
>saat terjadi bencana masyarakat cenderung terpolarisasi. Misalnya di Tamiang, selalu menjurus ke tobat ekologis. Padahal jika pemhaman akan gambut dan pengawasan yang ketat tentu lebih efektif dibandingkan demikian
Di Indonesia sudah ada mengenai UU pembakaran lahan, yang masih jadi PR adalah bagaimana regulasi tsb diawasi dan diemplementasikan dengan baik
Jua masyarakat paham, mengapa harus bakar apa yang ia dapat, dan kapan waktu yang tepat untuk membakar. Itu semua bisa diwujudkan jika budaya riset mulai diberdayakan.
Bezadigd retweeted
Waktu masih mendalami astronomi, saya pernah mendalami materi tentang etnoastronomi. Disana, pakar-pakar astronomi kita, ketika ke daerah, berdialog juga dengan masyarakat sekitar untuk mempelajari bagaimana bintang dan objek luar angkasa yang tampak berpengaruh pada...
Analisa yang menarik dari Bagus Muljadi mengenai fenomena kebakaran hutan saat ini.
>Menurutnya, karhutla bukan lagi bencana nasional, melainkan internasional.
>Di Indonesia, bukan paham kanan atau kiri yang menjadi perdebatan, melainkan daerah dan pusat.
>Budaya mengenai pemahaman gambut masih minim di daerah
>budaya riset di daerah masih lemah, akibatnya untuk menghadapi bencana spt ini menjadi tumpang tindih antara pusat dan daerah
>untuk memadamkan gambut di Indonesia, 1 hektar perlu 200rb liter air, helikopter untuk terbang perlu 10 rb usd untuk 1 jam, itupun masih hit n miss, belum tentu bisa memadamkan gambut
>saat terjadi bencana masyarakat cenderung terpolarisasi. Misalnya di Tamiang, selalu menjurus ke tobat ekologis. Padahal jika pemhaman akan gambut dan pengawasan yang ketat tentu lebih efektif dibandingkan demikian
Di Indonesia sudah ada mengenai UU pembakaran lahan, yang masih jadi PR adalah bagaimana regulasi tsb diawasi dan diemplementasikan dengan baik
Jua masyarakat paham, mengapa harus bakar apa yang ia dapat, dan kapan waktu yang tepat untuk membakar. Itu semua bisa diwujudkan jika budaya riset mulai diberdayakan.
Bezadigd retweeted
Demi Tuhan saya tidak bermaksud mencemooh. Tapi ini adalah fakta sejarah yang harus diterima. Saya bahkan sudah lihat surat hasil investigasi DKP yang ditandatangani oleh SBY sendiri untuk memberhentikan pak @prabowo dari ABRI. Lumpur akan tetap menjadi lumpur.
Bezadigd retweeted
Gue tuh selalu diem masalah ginian, tapi kayanya harus ngomong sih.
Let Her Be.
Dari dulu, sekecil apapun energi mba Nana, beliau pake untuk kepentingan yang lebih besar dari dirinya. Jangan lupakan itu.
The internet should not speculate what her stance is.
Bezadigd retweeted
Rakyat Indonesia saat ini kecewa dengan pemimpin mereka. Banyak yang tidak sesuai antara ucapan dan tindakan. Insya Allah @Gerindra berbeda.





































