Dan abadilah bara yang menyala dalam jiwa; meski cakar mencengkeram beratkan langkah, belati terhunus koyakkan asa, tak ada kata π»π¨π²π³πΌπ²!
β
β
Ibu, sesuai perkiraan, kaget dan mengomel panjang lebar. Kalimat "Aneh-aneh aja. Kayak preman!" dan "Ngapain toh pakai anting segala?" terus diulang oleh beliau.
Bapak, simpel tapi cukup menggores hati:
"Nggak cocok."
β
β
β
β
Salam, Mas Arya. Wah, terima kasih, Mas. Tapi justru jurnal saya agak berantakan karena isinya tulisan-tulisan acak hahaha. Sehari-hari bekerja di atas kapal, Mas? Sudah menangkap ikan apa saja dari hasil memancing terakhir?
β
β
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
β
β
Tanganku, sekali lagi, mengusap pundaknya sebelum meraih secangkir teh yang tadi dibawanya.
"Minum dulu." Kuserahkan cangkir tersebut kepada @MERAMYAMU. Hangat masih terasa di dinding gelas, mungkin cukup untuk sedikit menenangkan perasaannya.
β
β