
ALT Anies Baswedan berdiri sambil tersenyum di depan papan bertuliskan “Platform 9¾” di Stasiun King’s Cross, London, Inggris, yang terkenal sebagai lokasi ikonis dalam kisah Harry Potter. Mengenakan kacamata, sweter biru tua bertuliskan “Oxford University”, kemeja putih, celana jins, dan sepatu hitam, Anies berpose santai dengan satu tangan bertumpu pada koper hitam. Sebuah tas putih bertuliskan “City of London” tergantung di depan koper, dengan latar dinding bata berwarna cokelat kekuningan.

ALT Anies Baswedan berdiri di aula Guildhall, London, tersenyum sambil memegang bingkai panjang berisi sertifikat Freedom of the City of London. Sertifikat itu bertulisan kaligrafi dengan segel merah. Di belakangnya tampak langit-langit lengkung batu, jendela-jendela tinggi, dan lampu gantung bercahaya jingga.

ALT Anies Baswedan dan Fery Farhati berdiri berdampingan di depan dinding batu bangunan Guildhall, London. Keduanya tersenyum ke arah kamera. Di sebelah kanan mereka terpasang papan hitam bertuliskan "Guildhall, City of London, 71 Basinghall Street" dengan lambang City of London berupa perisai salib merah. Anies mengenakan setelan jas biru tua, sedangkan Fery Farhati mengenakan busana dan kerudung putih dengan selendang batik cokelat.

ALT Anies Baswedan berdiri di antara dua pejabat City of London. Satu mengenakan jubah merah bertepi bulu, satu lagi bergaun hitam dengan wig putih. Ketiganya memegang sertifikat Freedom berbingkai di depan dinding yang dipenuhi bingkai dokumen bersejarah.

ALT Anies Baswedan dan Fery Farhati berdiri berdampingan sambil memegang sertifikat Freedom of the City of London di aula Guildhall yang beralas karpet merah. Fery Farhati mengenakan busana dan kerudung putih dengan selendang batik cokelat. Di belakang mereka tampak jendela tinggi dan lampu gantung.

































