Pinned Tweet
Meski dulu agak desperate dgn namanya jodoh, tp aku ga pernah menyerah. Dr ikutan online dating, banyak kegiatan, minta dicarikan ke sodara2, sampai dosen saat aku kuliah S2 pun sibuk nyari 😅
Usaha jalur langit pun kulakukan : puasa daud, senin kamis, tahajjud, dhuha, sodaqoh,
Merantau beda benua, sampai tahun ke 12 ini tetap yg paling sulit buatku itu : CUACA!
Cuaca di Belanda nih moodnya luar biasa ga ketebak. Dalam hitungan 5 menit bisa cuaca 4 musim datang silih berganti.
Makanan, teman2, keluarga, ga terlalu. Aku sdh merantau sejak umur 15thn.
Rumah kami sering jadi tempat ngumpul2. Ngobrol, makan2. Gezellig kata orang sini.
Bukan hanya teman2ku, jg teman2 sekelas anak2ku. Karena suamiku ga punya teman, jadi dia bawa keluarganya & tetangga2 ngumpul di rumah.
Kata teman2 anak2ku, “Di rumahmu banyak makanan, enak.”
😄
Can we PLEASE normalize just hanging out at each other’s houses again? Why does every friendship meetup need to be a whole production, a restaurant reservation, and a $150 bill? I just want to sit on your couch, drink something, and talk for hours.
Btw, aku sudah nemu kertas minyak yang ada di fotoku @Bubaks___ @Zoethomebaker @leyatjolee @ryshw_ @wencod 👆🤣🤣nyata adanya ya aku juga punya di sini. Beli dari tahun 2017 ga habis2 dari sekarang.
Kadang terjadi, aku makan menu berbeda dengan yg aku masak untuk anak2 & suami.
Lalu anak ragil pasti nanya, “Ibu kok ga makan pasta juga seperti kami? Apa Ibu merasa ini ga enak?”
😆 anak kritis. Padahal aku lagi pengen makan sambel petis terong + ikan asin. Kujelaskan begitu.
Buanyaakk. I’m a real person💃
Ga hanya bertemu, sampai sekarang bbrp jadi teman baik, di Belanda & di Indonesia.
Sering kopdaran pertama langsung aku suruh ke rumah, kujamu dgn masakanku yg enak itu *PD donk😆
Kalau mudik, kukasih oleh2 dari londo, liburan kukirimi kartupos.
Pas aku main ke rumah Mbak Nurul @noe_roelz dimasakin iwak2 yg aduuuhhh enak banget. Anakku yang batita, doyan banget makan ikan kerapu steam.
Tiap mudik aku selalu ketemu Mbak Nurul karena selain urusan trasi2 dan iwak asin, pun ajang curhat😆
Kali ini sekalian ketemu Suaminya.
Replying to @Denald
Dimasakin kerapu steam juga yak 🤩🤩😍😍 terimakasih for bein one of my veryverygood friends mbak Deny.. sehat terus yaaaa 😘😘😘
Ini kami kopdaran di Ribe, Denmark pas aku sekeluarga lagi roadtrip an ke Scandinavia tahun lalu.
Ngabari Kiki juga dadakan karena ga yakin bisa ketemu. Untung rumahnya ga jauh. Ini ketemu di rumah sewa.
Kenal Kiki dari twitter juga lamaaa banget. Sampai nggosip2 di WhatsApp 🤣
Replying to @Denald
Yang di Denmark pun pernah disambangi loh 🥳. (Melu pansos aku 🤣).
Sik gak puas sih Den, durung ketemu komplit sak rombongan sirkusku plus kurang suwi biyen ngeciprise 🤣
Ikutan ya Ulil.
Selalu pamer masakanku yg penuh semeja saat kumpul2 bersama teman2 atau saudara2 ipar (tentu saja ini full orang londo).
Yg inu masakan Indonesia + pencuci mulut untuk teman2 Indonesia. Aku MASAK SENDIRI SEMUA *capslock jebol😆
Next cuitan yg untuk ipar2ku.
5.57km jalan kaki Jumat pagi, ketemu dgn para bocils lucu.
Kemaren mendungnya pekat banget seharian. Benar2 abu2 gelap sejak pagi sampai sore jelang malam. Pas lagi jalan, khawatir tiba2 hujan deras. Ga ada tempat buat neduh karena lewat lapangan besar.
Selamat berakhir pekan!
Deny retweeted
List jajanan yang tidak terafiliasi dengan rezim:
Maitcha matcha&Risoles Mayonya @athyaa__
Muffin dan Quichenya @leyatjolee
Spikoe dan Nastarnya @ryshw_
Cold pressed juice @credOLIN
Tiramissyou @ellyaqul
Lauk siap makan @Bubaks___
Aneka kue @LemakkJenuhh_
-cont-
Aku mau unggah kemenanganku dulu, distraksi kecil buatku setelah bbrp hari memaki2 di IG.
Kembali berlari (pagi) setelah 1.5 bulan harus off. Sekarang boleh lari lagi dgn syarat & ketentuan berlaku.
6km dgn pace cimit2. Masih kelihatan semburat sunrise & lihat bebek2 di danau❤️
Deny retweeted
Antrean pompa bensin Nusa Dua sebelah padel sampe ke per4an Siligita gais, di mumbul dan Nusa Dua deket tol juga sama parahnya. Jalan by pass macet banget. Semeton yang sabar ya.. 😔😔😔
Deny retweeted
Real kondisi di Ampah, Kalimantan Tengah. Aku captured dari story WA sepupuku pagi ini.
Ngalamin hidup dari jaman Soeharto, jaman presiden (hasil arisan) sekarang ini beserta pejabat²nya is the worst of all. 👎👎👎👎

























































