Gak nyangka share foto ini langsung kejadian buat kedua kalinya.
Replying to @Scathebourne
ㅤ
WANTED:
Seven days have passed in our relentless pursuit of the Red Room’s secret. And yet, against all odds, I, (NAME), have unraveled its sinister truth. But they don’t understand. The Red Room thirst for more. And now, I am its voice.
ㅤ
Otsukaresama dan terima kasih, Cale-san! Jangan lupa tidur.
Replying to @ViperHenituse
ㅤ
Segini aja. Penulis dan Cale pamit undur diri yaa. Sampai ketemu di lain waktu.
ㅤ
Padahal tiap buka mata, liatnya Cale. Terakhir nutup mata, liatnya Cale juga.
Replying to @ViperHenituse
ㅤ
Pertama.. mau makasih banget ke Intruders yang udah ikutin agenda kami, yang nunggu dari awal rilis sampai selesainya agenda kami hari ini. Seneng ngeliat kalian semua ngobrol dan diskusi. Maaf juga kalau dari aku bondingnya kurang maksimal.
ㅤ
︎SHIN. retweeted
Siapa lagi yang belum masuk hall of heaven yang mayat.
Replying to @Scathebourne
⠀
A single gunshot rang out, and in an instant, Cale’s body collapsed to the floor with blood pooling beneath him.
⠀
Thank you dan otsukaresama, Taehee-san serta Penulis!
Euh, kok udah ketahuan.
Replying to @Scathebourne
⠀
Yes, they had executed Cale. But the last two who they believed were also under the Red Room’s influence—Nagumo and Shin—had already fled.
⠀
Males banget liat WLnya.













