Ever Cove, Academy of Magic retweeted
Met bubaran Yaa.
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂, Ever Cove Academy, 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
Komunitas serba salah of the year 😂
Replying to @SeniorSanusi
“Gua pamit ya?”
Sanusi berjalan ke arah pintu, langkahnya pelan, ada rasa berat hati yang terlihat jelas dalam gerakannya, seakan ia tidak ingin meninggalkan tempat itu, atau mungkin meninggalkan orang-orang yang ada di sana.
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
“Gua pamit ya?”
Sanusi berjalan ke arah pintu, langkahnya pelan, ada rasa berat hati yang terlihat jelas dalam gerakannya, seakan ia tidak ingin meninggalkan tempat itu, atau mungkin meninggalkan orang-orang yang ada di sana.
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
“Bang, lu beneran ga ada yang mau disampein?” Percy memastikan kembali.
“Ga ada, Per.” Sanusi bersandar pada kursinya, menatap kosong ke arah langit-langit ruangan, pikirannya melayang jauh dari realitas sekitarnya. Kemudian, dia berdiri.
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
Sesaat, sudut bibir Sanusi terangkat, membentuk senyum tipis yang sulit disembunyikan. Mungkin momen-momen konyol seperti ini akan Sanusi rindukan nantinya. Dalam senyuman itu, terlihat sedikit nostalgia dan apresiasi terhadap kebersamaan beberapa waktu terakhir.
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
“Gue dikasih tau Agam sama Steven sumpah” Wajah Eyyo terlihat panik. Namun, di sisi lain, Agam dan Steven berusaha keras untuk menahan tawa mereka.
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
Eyyo celingak-celinguk, matanya bergerak tak tenang, ragu untuk bertanya. Dengan sedikit terbata-bata, ia akhirnya memberanikan diri, “Bang.. Emang bener abis kelulusan Abang bakal jadi TKI di Kamboja?”
“Serius dikit anjing, Yo” Ucap Morgan sembari menyikut Eyyo.
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
Hingga akhirnya Sanusi, membuka suara memecah keheningan. “Lu pada inget gak sih pas—”
“Enggak, Bang.” potong Lance.
Hening. Lagi.
“Kak Ucy” Ucap Kiel lirih.
Tidak ada respon, “Bang” panggil Maverick kembali.
“Hm?”
Herbert mulai gusar, “Udah lah bang, to the point aja.”
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
Ruang Club Somanies terasa sunyi, jauh berbeda dari suasana biasanya. Semua anggota duduk terdiam. Keheningan memenuhi ruangan, hanya denting jarum jam di dinding yang terdengar jelas, menandakan waktu yang terus berjalan.
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
And then he left, coat swaying behind him like a shadow that refused to say goodbye.
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
Then, finally, Arsène stood up, turned toward the door, and glanced back one last time. The room, of course, didn’t give any feedback.. but that was okay. He then whispered, “Sampai jumpa… see you all in another time, …or forms; whichever works best. Haha.”
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
He sat for a moment. Didn’t say much. Just let the quietness hang like a burning smoke.
Ever Cove, Academy of Magic retweeted
Maybe someone new would take over. Maybe not.
Maybe the club would fade into Ever Cove history like all the strange little cults and secret societies before it.











