Pinned Tweet
Thank you for the unforgettable memories tonight @jonasbrothers @kevinjonas @joejonas @nickjonas
Thank you for FINALLY coming to Indonesia and giving the opportunity for 15 yo of me living her dream 🥹🫶🏼
I love youuu ❤️
#JonasBrothersInIndonesia
Cha ☁️ retweeted
tapi kalian pernah mikirin ga sih kenapa sampai hari ini pemerintah kita ga peduli sama pendidikan? karena mereka takut sama orang orang yang membaca.
selain takut sama rakyat yang vocal bersuara. pemerintah tuh juga takut sama tulisan, entah bentuknya buku, banner, poster, bahkan tulisan2 kritikan di sosmed. 1 tulisan bisa mengubah sudut pandang seseorang tentang sesuatu
makanya dari dulu org org yg bisa menulis itu pada ditangkapin, orang orang yg membaca karya karya kiri juga pada di tangkapin, bahkan yang mencetak juga di tangkapin.
karena the power of ‘suatu tulisan’ emg SEGEDE itu. tulisan emg ga bersuara, tapi suatu tulisan tuh bisa ngebuat orang yg tadinya diam jadi nanya dan mulai mikir tentang kebenaran yang lagi dia baca.
Sama banner @GreenpeaceID ketakutan banget sampe manggil damkar & aparat.
Jam 08.00 pasukan greenpeace udah dipaksa turun.
Sekali lagi respect buat kawan-kawan ✊🏻🥺
Cha ☁️ retweeted
Greenpeace keren. Yang demo keren. Aktivis keren. Relawan keren. Kamu yang terus bersuara di medsos juga keren. Yang gak keren cuma pemerintah
Cha ☁️ retweeted
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, bencana makin parah, biaya hidup makin mahal.
Dari banjir, karhutla, sampai cuaca ekstrem, krisis iklim makin terasa di kehidupan sehari-hari. Tapi, apa kerja pemerintah?
Cha ☁️ retweeted
Greenpeace Indonesia raises a banner at the Selamat Datang Monument as Prabowo’s administration marks its second anniversary.
Cha ☁️ retweeted
tau gak yang menarik dari banner greenpeace di bundaran hi apa?
ada tulisan "bencana makin parah", terus ketika difoto, di belakangnya ada salah satu gedung perusahaan yang lagi rame dibahas karena kebakaran hutan dan lahan.
meskipun cuma terpasang sebentar, tapi sangat menarik perhatian, bahkan seperti ada pesan tersiratnya. good move, greenpeace!
Cha ☁️ retweeted
Lucu lho tinggal di pulau hutan hujan tropis yang katanya paru-paru dunia itu, tapi masyarakatnya terkena ISPA, udaranya ga layak dihirup, sudah ga layak huni. Lucu.
Cha ☁️ retweeted
Peristiwa yang terjadi selama 72 jam di Indonesia:
1. Negara Malaysia mengajak seluruh negara ASEAN utk menuntut Indonesia akibat kebakaran hutan
2. MSCI mempertimbangkan status Indonesia utk diturunkan ke status Standalone Market (setara dgn Zimbabwe)
3. Satelit NASA menyoroti emisi karbon yg dihasilkan dari kebakaran hutan di Indonesia
4. Singapura melayangkan surat peringatan kpd 7 perusahaan Indonesia yg diduga menjadi dalang di balik kebakaran hutan
5. Dana yg seharusnya digunakan utk membantu korban bencana (termasuk bencana karhutla) dikorupsi oleh adik dari mantan Kepala BNPB
6. Sebanyak 283.000 penduduk Indonesia terkena ISPA akibat kebakaran hutan
7. Terjadi krisis BBM di bbrp provinsi di Bali, Kalimantan dan Papua Barat
8. Dari data BMKG kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dari Sumatra dan Kalimantan sudah mencapai wilayah Jakarta
MERIAH SEKALI HIDUP SEBAGAI WNI 🤯
Baru banget malam ini, api-nya sdh nyampe di belakang kantor mama. Dan bisa-bisanya ada yg bilang harus beradaptasi dgn keadaan seperti ini??!! Pernah kepikiran gaksie di otak kecil mereka, kalau pegawai kantor nih sampe bikin jadwal patroli setiap malam selama 4 bulan terakhir?
Cha ☁️ retweeted
instead of fixing the problem, they told you guys to adapt?? did your ministers come from hell or what..
Health Minister urges the public to adapt to the ongoing haze crisis caused by forest fires.
(youtu.be/tLjrKOTrGrM?si=yQVj…)
Cha ☁️ retweeted
Replying to @LambeSahamjja
Selalu gini narasinya klo ttg ekonomi, klo gak iphone , konser .. maksud gue tuh dari 200 juta++ rakyat berapa sih yg bisa beli iphone terbaru atau nonton konser .. masa sekelas pemerintah logika nya kek orang gak pernah belajar 😤
Cha ☁️ retweeted
Indonesia Diselimuti Karbon Monoksida?
"Satu Indonesia ketutup karbon monoksida, kita semua bakal mati dong?"
Peta dari NASA Eyes on the Earth ini lagi rame dibagiin. Hampir seluruh Indonesia kelihatan merah tua, dan namanya juga karbon monoksida, gas yang sama kayak yang bikin orang meninggal di garasi tertutup. Wajar kalau banyak yang langsung panik.
Gambarnya memang asli, bukan hoax. Namun, kita perlu paham cara membaca data itu seperti apa. Pada grafik dengan indikator seperti ini, penting untuk mencari legenda yang biasanya tertulis kecil di pojokan.
Di situ tertulis "daily CO at 500 mb". Data ini dari instrumen AIRS di satelit Aqua, dan 500 mb itu level tekanan udara di ketinggian sekitar 5,5 kilometer. Jadi yang dipetain itu karbon monoksida di atmosfer tengah, kira-kira setinggi pesawat yang mulai turun mau mendarat, jauh di atas udara yang kita hirup sehari-hari.
Satuannya juga penting. Merah paling tua di skala itu sekitar 160 ppbv (parts per billion by volume). Batas aman harian dari WHO buat karbon monoksida itu 4 mg/m³, kalau dikonversi sekitar 3.500 ppbv.
Angka merah di peta masih lebih dari dua puluh kali di bawah batas itu. Keracunan yang mematikan baru kejadian di level ratusan sampai ribuan bagian per juta, alias ribuan kali lipat dari angka merah itu.
Terus kenapa merah? Karena udara bersih di ketinggian itu biasanya ada di kisaran 60 sampai 100 ppbv. Merah tua artinya jauh di atas normal. Di atmosfer, karbon monoksida dipakai sebagai jejak pembakaran, dan menurut JPL NASA, gas ini bisa bertahan sekitar sebulan sambil kebawa angin ke mana-mana. Jadi peta ini sebenernya lagi nunjukin satu hal yang serius, asap kebakaran udah naik setinggi itu dan nyebar sampai nutupin Asia Tenggara.
Bagian ini yang perlu kita perhatiin. Ancaman paling nyata buat warga di dekat titik api itu partikel halus PM2.5 di dalam asapnya, ditambah kadar karbon monoksida di permukaan yang bisa jauh lebih tinggi dari angka di peta. Itu yang bikin ribuan orang kena ISPA dan sekolah SEHARUSNYA diliburin.
Agustus kemarin aku sempat nulis soal asap Kalimantan, dan data WALHI waktu itu nunjukin 74 persen titik panas ada di lahan berizin perusahaan. Pagi tadi aku juga bahas kenapa karhutla nggak bisa dimasukin ke keranjang "takdir" Ring of Fire. Peta ini ngelengkapin dua tulisan itu, dampaknya sekarang udah kelihatan jelas dari luar angkasa.
Yang lagi menyelimuti kita itu bukti seberapa besar masalah yang selama ini dianggap cuma rutinitas tahunan.
Semoga langit Kalimantan dan Sumatra cepet biru lagi, dan semoga peta merah ini bikin lebih banyak orang mencari tahu kenapa hutannya bisa kebakar, bukan cuma panik sama warnanya.
Cha ☁️ retweeted
A thick orange haze blanketed Indonesia on Wednesday, as ongoing forest fires continue to burn.
The haze caused a spike in respiratory illnesses in the country as well as a decline in air quality across the region.
How to say your president is doing genocide without saying your president is doing genocide
BREAKING BAD! Katanya, seluruh Indonesia sudah tertutup gas karbon monoksida (CO) dengan kadar di atas rata-rata. 😰
Sekadar info, karbon monoksida (CO) adalah gas beracun yang nggak punya warna, bau, maupun rasa.
Gas ini terbentuk ketika bahan yang mengandung karbon terbakar secara nggak sempurna karena kekurangan oksigen.
Sumber CO yang umum antara lain kendaraan bermotor, aktivitas industri, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
































