KILAS SELATAN. retweeted
Oleh-olehh untuk warga inten~! @THEVISIONERD @JenteraKisah @KIDUNGSEMU @IMMORVALE @shinomiyukaa @eunseocism @selahembun @serpihabu @karsakara @nirklandestin @sounderdon @Cendarasa
KILAS SELATAN. retweeted
Kelar les hari ini kepikiran fotbar sama tutornya anjay. Biar apa? Biar biur. Si Alsaki kayak orang abis nelen asam laktat.
KILAS SELATAN. retweeted
️️ ️️
️️ ️️
📍𝙋𝙧𝙤𝙨𝙪𝙨 𝙄𝙣𝙩𝙚𝙣
Day one menjadi guru. Hari ini masih materi Bilangan dan kawan-kawannya (kawannya sepuluh). Penguatan dasar dulu dengan metode tutor sebaya—iya, gue sebaya sama adik-adik manis ini.
️️ ️️
️️ ️️
KILAS SELATAN. retweeted
PACARKU MATI DIMAKAN HANTU
Begitu katamu pada bulan yang berduka. Di setiap kelakar badut-badut malam yang mencibir lukamu, di sudut peron gelap yang kau ratapi itu.
Udah enggak pakai gelang, tapi enggak mati juga kok. Lebay banget cewek itu. Lagian apa pengaruhnya gelang sama mati.
Replying to @karsakara
"Gua bilang, gausah khawatirin gua lagi. Dan bener, Sorai. Gua enggak percaya sama lo. Udah, kan?"
Diambilnya buku bacaan miliknya yang tergeletak lemas di lantai, lalu berjalan memasuki kediaman kembali. Tak memedulikan sosok Sorai di luar sana.
Replying to @karsakara
Kilas terdiam saat mendengar apa yang Sorai tuturkan. Dirinya tak tahu bagaimana harus menyikapi informasi tersebut, tetapi yang pasti ia sadari adalah, dirinya tak memercayai satu pun apa yang dikatakan Sorai. Persis seperti prediksi gadis itu. Namun, Kilas tak menyanggahnya,
melainkan menyalang tajam pada Sorai. Ia membanting buku yang sempat ia letakkan di meja tadi dan menunjuk ke arah pagar, "Lo pulang sekarang. Kita udah selesai, lo enggak perlu mikirin apa-apa soal gua. Mau mati, mau apa, bukan tanggung jawab lo @karsakara."
Dwimanik mencelik akibat kirana sang mentari jatuh ke paras melalui pori-pori tirai. Mengelih pada lelangit bilik pribadi yang terlihat bersih tanpa noda, mendadak lanskap pertikaian semalam menggantikan pemandangan. Bilah bibirnya terbelah, kata umpatan lahir mengudara.
"Ah, anjinglah!" sebelah kuasa mengacak helai rema, kian merusak tatanan yang semula memang tak rata. Periferalnya menangkap pengejawantahan tali di pergelangan tangan, membuat amarah kembali memuncah semerah tali kecil yang menjaras di sana.
Tangannya yang lain menganjur
KILAS SELATAN. retweeted
JIKA bukan karena mimpi buruk yang berulang hampir setiap hari, Sorai tidak akan berani malam-malam berlari ke kediaman @Cendarasa dengan kenaan seadanya. Bahkan rambut pendeknya tampak berantakan.
“Aku kan udah pernah bilang buat nggak pergi jauh! Kamu kemana aja hari ini?!”
"Lo bisa jelasin apa yang lo rasain, lo pikirin. Lo punya ribuan kesempatan buat bikin percaya kalau misal memang gua enggak akan percaya sama kata-kata lo nantinya. Tapi apa, Sorai? Lo cuma mengira dan memprediksi sesuatu yang lo sendiri aja belum tahu."
"Kalo kayak gini, siapa yang enggak percaya? Lo apa gua? Lo lah. Lo gak percaya sama gua, makanya gamau jelasin apa-apa. Kenapa jadi keputusan gua mutusin lo seolah keegoisan gua? Lo bisa mikir gak, sih, @karsakara?"
Replying to @karsakara
"Ya lo enggak jelas. Sekarang gua tanya. Apa alasan lo ke sini? Apa alasan lo larang gua ini-itu, gak bolehin gua ke mana-mana? Apa alasan lo ngasih gelang ini?" tanyanya sambil mengangkat sebelah tangan yang dlingkari tali merah.
"Lo gak pernah jawab, Sorai! Lo gak pernah ngasih tahu dengan jelas apa maksud lo, sementara lo nyuruh gua buat nurut, buat ngerti terus. Terus salah gua mutusin lo? Lo yang bikin semuanya berantakan, @karsakara!"
Replying to @karsakara
Bilah bibirnya merapat, tak segera berikan jawaban yang dituntut oleh sang mantan kekasih. Kilas meremas buku yang mengawaninya sedari tadi, lantas melepaskannya ke atas meja teras. Ia memandangi Sorai begitu lekat, seperti seekor elang yang siap menerjang mangsanya.
"Kenapa aku harus nurut sama kamu Lagi-lagi kamu gini, nyuruh aku nurut, nyuruh aku ngerti, tapi gak ngasih tahu alasannya. Udahlah, @karsakara. Kamu pulang aja sana!" ucapnya dengan penuh kekesalan.
⠀
𝘐. 𝘚𝘌𝘓𝘌𝘚𝘈𝘐.
Mengeja duka pada genggaman jemari yang perlahan merenggang. Seluruh kata manis yang pernah dirawat kini mengkristal di udara, terkecai-kecai menjadi jarak yang tak lagi sanggup diseberangi oleh rindu mana pun.
⠀
Memunggungi Sorai sembari menyangkal segala emosi yang mulai berkecamuk dalam hatinya. Kali ini, Kilas melangkah maju, meninggalkan Sorai seorang diri di tempatnya. Menandai bahwa kisah yang dirajut berdua selesai di sana.
















