Pinned Tweet
Selamat pagi! Buat kamu mahasiswa/i yang cool, inspiring, dan progresif, yuk gabung jadi member CMC dan dapatkan berbagai macam benefitnya!
CampusMarketeersClub retweeted
Siap-siap baper bareng Yovie & Nuno di Wonderful #WOWNight17, Free lho! marketeers.com/konsistensi-y…
CampusMarketeersClub retweeted
Jangan cuma ngaku ngefans Yovie & Nuno. Tonton performa mereka di Wonderful #WOWNight17! Free lho! Yuk klik bit.ly/wownight17
CampusMarketeersClub retweeted
Wah, panggung #WOWNight17 tahun ini bakal diramaikan Yovie & Nuno! Gratis marketeers.com/konsistensi-y…
Ayo ikuti acara Campus Marketeers Club, LIFE AFTER COLLEGE: Professional VS Entrepreneur! cmcuinjakarta.eventbrite.com…
Kalo CMCers mau tahu lebih banyak, cek: marketeers.com/konten-video-…
Gimana CMCers? Jadi makin tau kan apa aja yang diperlukan untuk membuat konten video kreatif yang menarik?
Mempelajari pola perilaku konsumen dalam video menurut Tzur akan lebih efektif dibandingkan mengejar konsumen dari platform ke platform.
Google Trends dapat dijadikan salah satu alternatif untuk mengetahui informasi penting yang dapat digunakan untuk konten video yang dibuat.
Namun, sebelum membuat video, perusahaan perlu mengetahui tipe konsumen seperti apa yang mungkin akan menonton video online perusahaan.
Dalam membuat konten video, Tzur mengatakan, perusahaan harus mampu membuat konten yang menghibur, memorable, dan informatif.
Tzur mengatakan, rasio click-through (klik-tayang) untuk video yang mereka tampilkan 285% lebih tinggi dibandingkan Carousel ads.
Perusahaan ini membuat video kreatif berupa tampilan gambar 360 derajat dari produk yang dijual di website James Allen.
Dilansir dari ama.org, James Allen merupakan perusahaan yg berhasil meningkatkan penjualannya melalui konten video kreatif.
Sementara Johanna Tzur, CMO of James Allen mengalami peningkatan sebesar 1,7 kali lipat dari mobile traffic dibandingkan Carousel ads.



