Awan (@Awan2379) header
Awan (@Awan2379) profile picture

Sepahit apapun kan ku jalani Jadi orang jujur.... sejujurnya.

Joined March 2023
Photo by Awan (@Awan2379)Photo by Awan (@Awan2379)Photo by Awan (@Awan2379)Photo by Awan (@Awan2379)Photo by Awan (@Awan2379)Photo by Awan (@Awan2379)Photo by Awan (@Awan2379)Photo by Awan (@Awan2379)Photo by Awan (@Awan2379)Photo by Awan (@Awan2379)
Buat klean yang menangis ngeliat orang mungut dokumen dari lantai.... ketahuilah, ada 6 keluarga yg menangis saat menjemput jenazah 6 anak muda yg tewas atas perintah orang yg benci pada hal-hal yg berbau Islam. Tangisan ke 6 keluarga tadi lebih menembus langit daripada sekedar tangisan berbayar seperti yg klean lakukan
3
12
37
483
Awan retweeted
AWAL MULA NGEDABRUS... TERTIPU MUKA POLOS.. TERNYATA IBLIS ...
10
85
2
169
3,567
Awan retweeted
Kaum borjuis ini turun kejalan cuma demi junjungannya. Diajak demo kebijakan (buat bangsa negara) pasti ngacir..
Ternyata banyak juga akun medsos yang mengabadikan momen saya berorasi mendukung Pak Jokowi di depan PN Jakarta Timur pada 5 November 2026 kemarin. 馃グ Izin posting ulang di akun saya untuk kenang-kenangan dan sebagai pengingat agar selalu konsisten mendukung orang-orang baik di republik ini.
6
8
38
1,160
Bangsat..... Biadab..... Tangkap otak penyadapan dan rencana MAKAR
1
2
4
209
Next. SE. MM......?
4
Pas masih pencitraan mah, kelasnya coach ya bu. Bukan yg versi limited edition 馃槀
Mana nih yg mewek. Gw colokin tas chanel ke matanya. Eh tapi Tangisan lw berbayar kali ya?? 馃槀馃槀 97. Juta lebih coyyy Rp. 97. 785. 900 +
1
9
2
67
5,319
TERKUAK! INILAH ALASAN KENAPA JOKOWI TIDAK BERSEDIA IJAZAHNYA DILAKUKAN FORENSIK ULANG MESKIPUN KATANYA ASLI.
12
118
2
346
11,142
Jokowi tolol. Katanya itu barang berharga tp naroknya dilantai
Dia sendiri yg narok disitu kok kalian yg heboh.. Aneh.!
13
30
1
98
2,136
Mereka ini satu paket. Jika salah satu bermasalah, yang lain pasti terlibat atau minimal mengetahui.
13
14
1
42
919
Siapa yg lebih sakti diantara kedua "Termull" ini.... ? 鈽猴笍
9
Di awal-awal, kalau pulang ke Solo bapak itu naik pesawat kelas ekonomi. Dia pilih posisi kursi yg agak di belakang. Naik ke pesawatnya agak terakhir. Satu pesawat bisa melihatnya. Egaliter dan rakyat banget. Sedetil itu caranya. Canggih! Tehnik KDM mah gak ada apa-apanya...
65
164
10
1,161
54,999
Awan retweeted
Jokowi nyontek 馃
10
99
2
185
2,772
Akibat poto di ijazah berkumis, penasehat hukum Tifa meminta Jokowi untuk datang dua minggu lagi dalam keadaan berkumis. Para hakim jadi tertawa mendengar jawaban Jokowi 馃ぃ馃ぃ馃ぃ.
247
562
56
4,109
510,147
Awan retweeted
Gokil 馃槺
12
171
4
572
24,201
TITO KARNAVIAN FINISHED 馃彸 SEHEBAT APA PUN MANIPULATOR MENYUSUN SKENARIO, PADA AKHIRNYA DIA BISA TERJEBAK OLEH CERITA YANG DICIPTAKANNYA SENDIRI. Ada manusia yang sangat pandai memainkan persepsi publik. Dia tahu bagaimana menciptakan ketakutan, membangun musuh bersama, lalu tampil sebagai sosok yang seolah-olah paling berjasa menyelamatkan keadaan. Salah satu cara paling berbahaya adalah memainkan isu terorisme dan radikalisme untuk menyudutkan umat Islam. Bayangkan sebuah skenario wak, seseorang membangun narasi bahwa kelompok tertentu merupakan ancaman bagi negara. Dia kemudian diduga membentuk jaringan, merekrut orang-orang melalui lingkaran yang sudah dikondisikan, lalu membiarkan aktivitas mereka menjadi bahan untuk memperkuat narasi yang sejak awal ingin dia bangun. Ketika semuanya mulai terbentuk, dia tampil di depan publik sebagai pihak yang paling keras mengecam ancaman tersebut. Ironisnya, orang yang paling lantang berbicara tentang bahaya justru diduga memiliki peran di balik terciptanya panggung itu sendiri. Maka masyarakat bukan hanya sedang menghadapi manipulasi informasi, tetapi juga kemungkinan rekayasa persepsi yang sangat berbahaya. Umat Islam dibuat terus-menerus berada dalam posisi defensif. Setiap persoalan dikaitkan dengan radikalisme. Setiap kelompok dicurigai. Setiap perbedaan pandangan berpotensi diberi label yang menakutkan. Padahal, Islam bukan terorisme. Kritik bukan radikalisme. Dan perbedaan pendapat bukan ancaman terhadap negara. Kejahatan harus dibuktikan melalui tindakan dan alat bukti, bukan dengan menggeneralisasi agama atau identitas kelompok. Namun, manipulator sering lupa satu hal wak, jaringan yang dibangun untuk menyembunyikan kebenaran juga bisa meninggalkan jejak. Komunikasi, hubungan antarorang, aliran perintah, dokumen, dan kesaksian suatu hari bisa saling terhubung. Karena itu, jangan hanya periksa orang-orang yang berada di lapangan. Jika ada dugaan rekayasa, telusuri juga siapa yang merekrut, siapa yang mengarahkan, siapa yang membiayai, dan siapa yang diuntungkan dari narasi tersebut. Jangan sampai orang yang menciptakan panggung justru menjadi orang yang paling sibuk menunjuk tersangka. Kamu mungkin bisa membohongi sebagian orang untuk waktu yang lama. Tetapi kamu tidak akan bisa membohongi semua orang sepanjang waktu. Pada akhirnya, kebenaran tidak membutuhkan skenario. Ia hanya membutuhkan keberanian untuk membuka bukti.
112
663
16
2,227
164,827
JAWABAN APA INI! Ketika mahasiswa mengaku berkacamata dengan minus 1,5. Kemudian ditanya mengapa kami (rakyat se Indonesia) selama 20 tahun menjadi Walikota, Gubernur, Presiden tidak pernah satu kalipun mwlihat saksi berkacamata? Jawabannya: Kacamata pecah. Kenapa tidak pakai lagi kacamata sedang minus 1,5 Karena tidak mampu membeli. Pegawai BUMN PT KKA Lalu jadi Pengusaha Mebel Lalu jadi Walikota Lalu jadi Gubernur Lalu jadi Presiden 20 tahun kaya-raya TIDAK MAMPU MEMBELI KACAMATA?
401
1,068
44
3,668
278,060
Awan retweeted
Bukan keluarga mantan presiden..
17
90
4
195
4,271
Guru , Guru uu , . . Hentikan guru . Guru kami tidak ingin berdosa , guru . . 馃槀馃ぃ
Gara-gara blunder Roy Suryo dan Tifa akhirnya rakyat Indonesia memilih all in ke Jokowi, all in ke PSI. Mari kita ucapkan terimakasih kepada beliau-beliau. Bukan begitu @_Sadewa__ 馃 Semacam iklan gratis dan berdurasi luar biasa panjang kali lebar 鉁嶏笍
1
1
66
Awan retweeted
Ayo, kenapa? Karena Listyo Sigit bukan sosok yang tiba-tiba muncul dalam lingkaran kekuasaan. Ada sejarah kedekatan, ada relasi politik, ada rantai loyalitas yang terbentuk sejak era pemerintahan Jokowi. Tapi apakah itu berarti Jokowi terlibat? Belum ada bukti. Justru itu yang harus dibuka. Jangan berhenti di operator, telusuri sampai ke aktor intelektualnya.
7
19
1
46
2,223