bhagavat.fajar retweeted
Peristiwa yang terjadi selama 72 jam di Indonesia:
1. Negara Malaysia mengajak seluruh negara ASEAN utk menuntut Indonesia akibat kebakaran hutan
2. MSCI mempertimbangkan status Indonesia utk diturunkan ke status Standalone Market (setara dgn Zimbabwe)
3. Satelit NASA menyoroti emisi karbon yg dihasilkan dari kebakaran hutan di Indonesia
4. Singapura melayangkan surat peringatan kpd 7 perusahaan Indonesia yg diduga menjadi dalang di balik kebakaran hutan
5. Dana yg seharusnya digunakan utk membantu korban bencana (termasuk bencana karhutla) dikorupsi oleh adik dari mantan Kepala BNPB
6. Sebanyak 283.000 penduduk Indonesia terkena ISPA akibat kebakaran hutan
7. Terjadi krisis BBM di bbrp provinsi di Bali, Kalimantan dan Papua Barat
8. Dari data BMKG kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dari Sumatra dan Kalimantan sudah mencapai wilayah Jakarta
MERIAH SEKALI HIDUP SEBAGAI WNI 🤯
Semoga mati nya membusuk, diberi penyakit yang susah sembuh, azab di dunia dan akhirat sepedih2nya.
"Beserta semua jajarannya"
bhagavat.fajar retweeted
STOP KEJAHATAN & KRIMINALITAS DALAM SEPAKBOLA!!!
SEMOGA BILL SAYA TIDAK BANYAK DI COPY OLEH THE JAK MANIA.
#SIKAP
#RivalryNotCriminality
duh gimana nih anggota kite goblok2 malah nyerang pemain u-18 di tol, ada kasus laen gak biar ga salah salah amat?
ada nih bang, yang anak anak cikampek.
oke, masukin.
kira2 begitu
Pernyataan resmi Pengurus Pusat the Jakmania terkait insiden yang terjadi di wilayah Jawa Tengah.
#PersijaSelamanya
bhagavat.fajar retweeted
Disgraceful scenes as a coach carrying Persib academy players is attacked at a service station by a group of Persija fans
LAPORAN INSIDEN KEKERASAN TERHADAP PERSONEL PERSIB, PERUSAKAN BUS, DAN DUGAAN PENJARAHAN BARANG MILIK ROMBONGAN EPA
Hari/Tanggal: Minggu, 11 Oktober 2026
Waktu Kejadian: Sekitar pukul 21.30 WIB
Lokasi: Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah
Personel yang Terlibat:
1. Pandu Persada, Media Officer PT PERSIB Bandung Bermartabat untuk tim Elite Pro Academy (EPA) U-10.
2. Ridwan, anggota tim Akademi PERSIB.
1. Kronologi Kejadian
Pada Minggu, 11 Oktober 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, terjadi insiden penyerangan terhadap rombongan PERSIB di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah.
Pandu Persada, Media Officer PT PERSIB Bandung Bermartabat yang sedang dalam perjalanan kembali ke Bandung setelah menjalankan tugas peliputan kegiatan Elite Pro Academy (EPA), berada di lokasi bersama Ridwan dari tim Akademi PERSIB.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, keduanya berpapasan dengan rombongan suporter Persija Jakarta yang sedang dalam perjalanan pulang setelah mendukung timnya bertanding di Yogyakarta.
Dalam rangkaian kejadian tersebut, bus rombongan EPA dilaporkan mengalami penyerangan oleh sekelompok orang yang diduga merupakan bagian dari rombongan suporter tersebut. Akibat kejadian itu, bus dilaporkan mengalami kerusakan. Selain itu, beberapa koper milik ofisial dan tim EPA PERSIB U-18 dilaporkan dijarah.
Ketika berada di area toilet rest area, Pandu dan Ridwan berupaya kembali menuju bus. Namun, situasi yang tidak kondusif dan banyaknya orang di lokasi menyebabkan keduanya terpisah dari rombongan.
Bus EPA kemudian melanjutkan perjalanan lebih dahulu, sementara Pandu dan Ridwan tertinggal di lokasi.
Dalam situasi tersebut, Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik oleh sejumlah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan. Untuk menghindari ancaman lebih lanjut, Pandu kemudian berlindung di sebuah tempat tambal ban di area Rest Area Batang KM 360.
2. Perkembangan Situasi dan Status Personel
Berdasarkan informasi terakhir yang diterima, kondisi kedua personel adalah sebagai berikut:
A. Ridwan
Ridwan telah berhasil meninggalkan lokasi kejadian dengan selamat setelah mendapatkan tumpangan menggunakan mobil milik orang tua salah satu pemain. Kenek bus rombongan EPA juga turut berada di dalam kendaraan tersebut.
B. Pandu Persada
Pandu masih tertinggal di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, setelah terpisah dari rombongan. Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik dan berupaya menyelamatkan diri dengan berlindung di sebuah tempat tambal ban di area rest area.
Hingga laporan ini disusun, PERSIB masih melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian di wilayah Batang, Jawa Tengah, untuk memastikan keselamatan dan mengupayakan pengamanan serta evakuasi Pandu dari lokasi kejadian.
Prioritas utama saat ini adalah memastikan Pandu berada dalam kondisi aman, memperoleh konfirmasi mengenai kondisi fisiknya, dan dapat segera meninggalkan lokasi dengan pendampingan yang diperlukan.
3. Dampak Insiden
Berdasarkan informasi awal, insiden ini menimbulkan beberapa dampak sebagai berikut:
1. Keselamatan personel: Pandu Persada dilaporkan mengalami kekerasan fisik dan masih tertinggal di lokasi kejadian. Ridwan telah berhasil meninggalkan lokasi dengan selamat.
2. Kerusakan kendaraan: Bus yang membawa rombongan EPA dilaporkan mengalami kerusakan akibat penyerangan.
3. Kehilangan barang: Beberapa koper milik ofisial dan tim EPA PERSIB U-18 dilaporkan dijarah.
4. Gangguan perjalanan: Sejumlah personel terpisah dari rombongan sehingga memerlukan penanganan dan koordinasi untuk memastikan keselamatan mereka.
Pendataan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi fisik korban, tingkat kerusakan bus, jumlah serta jenis barang yang hilang, dan total kerugian yang ditimbulkan.
cari PR yang bagus ya @InfokomJakmania, kaya begini kan adem bacanya, bukan malah defensif nyangkut pautin sama kejadian lain, KOK NYAMBUNG.
Persija mengecam keras aksi penyerangan terhadap rombongan EPA Persib Bandung dan menyampaikan empati kepada seluruh korban.
Tidak ada pembenaran bagi kekerasan atas nama rivalitas. Persija mendukung pengusutan tuntas dan penindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.
Mari bersama menjaga sportivitas, menghormati sesama, dan membangun sepak bola Indonesia yang lebih baik.
#Persija
Suporter vs Suporter
Suporter vs Official team?
Jadi kesimpulan dari pernyataan resmi ini apa @grok
Pernyataan resmi Pengurus Pusat the Jakmania terkait insiden yang terjadi di wilayah Jawa Tengah.
#PersijaSelamanya
bhagavat.fajar retweeted
Software yg dipakai Borneo untuk scouting itu namanya InStat, biaya langganannya 15-25 ribu euro per tahun, atau 300-500 jutaan. Lebih manfaat ketimbang gaji pemain2 teu jelas macam Febri, Loncar dkk.
Sempat tertinggal di babak pertama, perjuangan #PERSIB malam ini berakhir imbang.
#LivesInsideUs #ManahJeungGetihna





























